Tips Pintar Mempertahankan Aktivitas Anak

Anak yang aktif bergerak cenderung lebih berselera terhadap makanan. Itulah momen yang tepat bagi Anda untuk memasukkan nutrisi yang dibutuhkan si kecil untuk tumbuh, berkembang dan menjadi sehat tanpa menjadi kegemukan. Namun sayangnya, keaktifan alami anak untuk bergerak, kini dibelenggu oleh semakin canggihnya teknologi yang membuat malas. Sebut saja dari remote control hingga robot.

Belum lagi anak lebih tertarik untuk menonton televisi, bermain playstation, bermain aneka game seru di komputer, main ponsel dan lain sebagainya. Semua ini jika dibiarkan begitu saja hanya akan membuat anak-anak malas untuk bergerak. Akibatnya, makanan yang diasup pun terancam tertimbun hanya sebagai lemak. Atau bahkan anak yang sudah keasyikan di depan monitor, bisa jadi terlupa atau sering melalaikan jam makannya.

Perlu adanya keseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang keluar. Energi masuk melalui asupan makanan dan energi keluar melalui aktivitas bergerak yang dilakukan.

Ada beberapa tips guna mendorong anak untuk aktif bergerak, di antaranya seperti yang direkomendasikan berikut ini:
1. Agar anak berenergi, cukupilah kebutuhan nutrisi dan energi dari ragam makanan bergizi
2. Boleh saja anak menikmati waktu layarnya, hanya saja batasi kebiasaan untuk bermalas-malasan di depan TV, main game di TV dan di depan komputer, serta di telepon genggam.
3. Untuk menjadi aktif, anak perlu seorang teman agar tidak cepat merasa bosan. Ajak anak bermain yang penuh gerak diluar rumah.
4. Ajak anak berlatih olah raga yang sesuai usia dan disenanginya. Atau mengikuti kegiatan menari, bernyanyi, senam, dan lain sebagainya.
5. Guna menghemat tenaga Anda, libatkan anak di dapur dan meja makan. Mulai dari menata alat makan, atau sekedar mengocok telur atau memeras jus jeruk. Jaga keamanan anak antara lain dari api, air panas, benda tajam, dan sejenis.
6. Selama di dapur, Anda bisa memperkenalkan manfaat makanan dan gizi secara sederhana.
7. Ajak anak berkebun, menyapu, membersihkan rumput liar, mencangkul, menanam tanaman, dan menyirami tanaman, kegiatan ini tak kalah sehat dibanding main kasti/baseball.
8. Biasakan makan sehat dan banyak bergerak secara berkesinambungan sebagai kegiatan harian.
9. Pujilah anak bila berbuat baik, sebaliknya jangan cela bila berbuat salah.

Itulah beberapa tips yang bisa dicoba. Semoga bermanfaat!

Share artikel ini:

Artikel Terkait