Jangan Abaikan Liburan

Untuk sebagian besar orang, dua nikmat Tuhan yang sering lupa disyukuri adalah kesehatan dan kesempatan. Kesehatan diibaratkan seperti mahkota di kepala. Cuma, mahkota itu tidak bisa kita lihat.

Yang bisa melihat keindahannya adalah orang yang sedang sakit. Di mata orang yang sakit, kesehatan itu luar biasa nilainya. Apapun akan rela dikorbankan untuk “membeli” kesehatan. Nilainya bisa ribuan, jutaan, sampai milyaran.

Berlibur dan menikmati liburan adalah cara bagaimana menjaga kesehatan.  Ini karena jiwa dan raga kita punya hak yang harus dipenuhi. Haknya raga adalah beristirahat dan berlibur. Bila hak itu kurang terpenuhi, tentu saja raga akan protes, misalnya sakit atau mungkin menurun kinerjanya.

Baik pada saat liburan rutin, seperti pada hari Sabtu dan Minggu, atau liburan berkala, gunakanlah sebaik mungkin dan nikmatilah seoptimal mungkin. Lakukan aktivitas yang bisa menghibur, menyegarkan, dan menyehatkan, seperti berolahraga, berkunjung ke sanak saudara, bersantai, atau menekuni hobi.

Yang perlu dihindari adalah membiarkan masuknya pikiran atau ingatan kita tentang pekerjaan yang sifatnya membebani, menekan, atau membikin kita bingung. Hentikan, batalkan, dan alihkan.

Ini tidak berarti kita ingin lari dari masalah atau kenyataan. Bila kita sedang punya masalah yang harus dihadapi, akan lebih bagus kalau kita menggunakan waktu liburan untuk membangun harapan.

Di sela-sela Anda menikmati liburan, temukanlah perspektif yang sehat, ide yang menyegarkan atau format mental yang membangkitkan. Misalnya Anda selama ini merasa terbebani oleh tugas kantor. Perasaan seperti itu harus segera disegarkan. Caranya?

Bila kita belum mampu mengubah kenyataan, yang perlu kita lakukan adalah mengubah perspektif kita terhadap kenyataan. Katakanlah misalnya kita melihat pekerjaan sebagai tantangan atau peluang.

Sangat bagus juga kita menggunakan waktu liburan untuk melakukan koreksi konstruktif (yang membangun) terhadap keseimbangan, keharmonisan, dan kemajuan kita selama ini. Tiga hal ini sangat penting bagi kesehatan kita secara lahir dan batin.

Lakukanlah pencatatan atas ide-ide yang muncul kemudian rumuskan program yang actionable (bisa dilakukan). Benda penting yang perlu kita bawa saat liburan adalah yang bisa kita baca, entah buku, majalah, atau koran. Membaca akan lebih menyegarkan pikiran.

Itu semua akan menambah bobot liburan kita. Liburan yang  berbobot  tidak bisa hanya dinantikan, tetapi harus diciptakan. Semoga bermanfaat.

Share artikel ini:

Artikel Terkait