©shutterstock

Profil Istimewa Pejuang Perkasa Kebangkitan Nasional

Kebangkitan Nasional adalah hari lahirnya organisasi pemuda yang didirikan oleh mahasiswa sekolah kedokteran STOVIA. Namun makna Kebangkitan Nasional tidak hanya itu saja, melainkan bagaimana para pemuda tersebut berjuang demi mendapatkan kemerdekaan dan bebas dari penjajahan. Ada 5 tokoh utama yang paling berpengaruh di masa-masa tersebut yaitu:

Dr. Sutomo

Dr. Sutomo adalah salah satu tokoh kebangkitan nasional yang punya cita-cita mulia. Beliau ingin memakmurkan rakyat Indonesia dan membuang segala macam batasan yang membedakan antara si kaya dan si miskin, antara kaum terpelajar dan rakyat biasa. Dengan begitu semua orang akan bersatu dan perjuangan merebut kemerdekaan berhasil.

Dr. Tjipto Mangunkusumo

Awalnya, Dr. Tjipto Mangunkusumo adalah seorang dokter profesional yang bekerja pada pemerintah Hindia Belanda. Bersama kedua temannya yaitu, Douwes Dekker dan Ki Hajar Dewantara, beliau mendirikan organisasi politik yang mencetuskan pandangan kekuasaan ada di tangan rakyat, bukan Hindia Belanda. Pada tahun 1907, Dr. Tjipto Mangunkusumo pernah menulis sebuah artikel yang berisi kritikan menentang  kondisi masyarakat pada masa itu yang menurutnya tidak sehat.

Ir. Soekarno

Sebagai presiden pertama Indonesia, Soekarno sudah dikenal luas, bahkan oleh generasi muda abad ini. Perjuangannya merebut kemerdekaan Indonesia akan selalu dikenang oleh bangsa ini. Soekarno sendiri lahir di Blitar pada tanggal 6 Juni 1901. Beliau juga turut andil dalam periode Kebangkitan Nasional karena selalu membakar semangat para pemuda lewat pidatonya yang  berapi-api.

Ki Hajar Dewantara

Beliau adalah tokoh pendidikan Indonesia yang begitu berjasa. Tak heran kalau tanggal kelahirannya ditetapkan sebagai hari pendidikan. Bersama Cipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara mendirikan Indische Partij untuk menentang pemerintahan Hindia Belanda pada masa pergerakan nasional.

Dr. Douwes Dekker

Dikenal sebagai “tiga serangkai” bersama Dr. Tjipto Mangunkusumo dan Ki Hajar Dewantara. Meskipun keturunan Belanda, beliau tidak segan menentang pemerintah yang keji pada masa itu. Lewat Indische Partij, Douwes Dekker mencurahkan segala macam pikiran dan pendapatnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Era pergerakan memang masa-masa yang penuh perjuangan. Di masa itu juga banyak tokoh-tokoh yang bertempur demi merebut kemerdekaan Nusantara. Semoga informasinya bermanfaat ya!

Share artikel ini:

Artikel Terkait