@shutterstock

Tubuh Sehat dengan Belly Dance

Jika Anda mendengar kata belly dance atau yang berarti senam perut, mungkin pikiran Anda langsung tertuju pada adegan film India yang identik dengan tarian ini. Kini belly dance tidak hanya dinikmati sebagai tarian, namun juga sebagai olahraga. Belly dance tidak hanya sekedar menari, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Untuk tahu lebih lanjut tentang belly dance, simak ulasan berikut ini ya.

Belly dance sebagai olahraga
Tarian pada dasarnya adalah olah fisik yang bisa disebut sebagai olahraga. Di Indonesia mungkin Anda mengenal poco-poco, sajojo dan SKJ yang awalnya merupakan tarian yang kemudian menjadi olahraga. Begitu juga dengan belly dance, tarian ini mulai dikenal sebagai olahraga karena manfaat kesehatannya yang luar biasa pada tubuh.

Gerakan belly dance yang amat menguras keringat banyak dimanfaatkan untuk pembentukan tubuh. Tidak heran peminat belly dance kebanyakan adalah para ibu yang baru melahirkan. Belly dance dipercaya dapat mengencangkan lemak yang kendur, pembentukan tubuh agar lebih kencang dan juga upaya penurunan berat badan.

Manfaat belly dance bagi tubuh
Belly dance memiliki efek positif terhadap postur tubuh, terutama kaki, pinggul dan perut. Berkaitan dengan namanya, yaitu tari perut maka gerakan belly dance juga berpusat pada otot perut. Itulah mengapa belly dance sangat diminati oleh para ibu yang memiliki masalah dengan perut yang kendur.

Selain itu, belly dance ini dipercaya memberikan manfaat untuk melepas stres. Karena, belly dance membuat olahraga menjadi sangat menyenangkan. Bayangkan saja, tidak perlu mengangkat beban atau lari di atas treadmill keringat sudah didapatkan hanya dengan gerakan tarian yang menyenangkan.

Belly dance selain menyenangkan secara tidak langsung dapat memberikan kesehatan, kebugaran dan stamina pada tubuh. Jadi, tunggu apa lagi selamat mencoba gerakan belly dance dengan musik gambus ala Timur Tengah ya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait