©shutterstock

4 Alasan Mengapa Memperhatikan Berat Badan Anak Itu Penting

Berat badan yang meningkat seringkali dikategorikan sebagai hal yang negatif bagi orang dewasa. Mereka akan lebih menjaga pola makannya, melakukan diet hingga olahraga yang lebih teratur. Agak berbeda dengan anak-anak yang lebih cuek dengan hal ini. Pentingnya menjaga berat badan sebenarnya tak hanya diperlukan oleh orang dewasa, anak-anak pun juga membutuhkannya. Alasan pentingnya dapat Anda simak berikut ini.

 

Memperburuk gaya hidup

Berat badan secara tak langsung dapat berpengaruh pada gaya hidup seseorang. Orang yang memiliki berat badan berlebihan akan memiliki kebiasaan tidur yang lebih lama. Doustin Bogle, ahli gizi sekaligus pelatih kebugaran Amerika, mengatakan kebiasaan ini mengakibatkan produksi hormon ghrelin atau hormon yang menyebabkan rasa lapar lebih banyak terproduksi. Akibatnya, bangun tidur langsung makan dan merasa mengantuk hingga akhirnya tidur lagi. Jika tidak ada upaya untuk mengubahnya, kebiasaan ini akan terus terjadi baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

 

Meningkatkan stres

Berat badan yang berlebihan juga berpotensi menimbulkan stres. Selain karena gaya hidup yang lebih malas untuk bergerak, juga dapat membuat pikiran lebih penat karena jarang menghirup udara segar. Otak menjadi lebih tumpul karena jarang digunakan untuk berpikir maupun diasah dengan menggali ide maupun kreativitas baru. Imbasnya akan mudah mengalami stres. Levelnya pun akan meningkat apabila mendapat cemooh dari orang lain, hingga berakhir dengan depresi.

 

Mempengaruhi kesehatan

Lebih lanjut, berat badan yang terus meningkat karena lemak dan kolesterol dalam tubuh lambat laun akan mempengaruhi kesehatan tubuh. Kinerja hormon tubuh juga akan mengalami gangguan. Sistem metabolisme tubuh menjadi tidak bisa berjalan maksimal, bahkan lemak tak sehat dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Akhirnya, jantung dan beberapa organ tubuh pun ikut menerima dampaknya. Hal ini sesuai dengan penjelasan Doustin.

 

Meningkatkan kemalasan

Efek terakhir akan mengubah pola hidup masing-masing orang. Bukannya meningkatkan aktivitas fisik seperti olahraga, mereka justru lebih memilih untuk bermalas-malasan. Menonton TV, menghabiskan semangkuk popcorn atau hanya menghabiskan waktu untuk bermain gadget seharian. Tentu saja berat badan tubuh akan terus mengalami peningkatan. Secara sosial, pola hidup seperti ini hanya akan menjauhkan diri dari komunitas sosial. Padahal hal ini penting untuk menjalin relasi yang mungkin saja manfaat untuk karir maupun masa depan.

 

Dari empat alasan tersebut cobalah untuk dipahami betapa banyak waktu yang terbuang sia-sia dengan kondisi tubuh yang tak sehat. Segera bangkit dan mulai jalani hidup yang lebih sehat. Bagi si kecil hal ini tentu akan lebih baik untuk menunjang proses hidupnya di masa depan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait