Ini Beda Nutrisi Esensial dan Non-Esensial

Setiap Ibu pasti mendambakan si Kecil tumbuh dengan optimal. Anak yang demikian biasanya memiliki kesehatan dan kecerdasan prima. Tak heran, seringkali membuat Ibu mereka bangga. Salah satu faktor penting agar si Kecil dapat tumbuh optimal adalah asupan nutrisi dari makanan sehat.

Menurut sumber terbentuknya, nutrisi terbagi menjadi dua kategori, yaitu nutrisi esensial dan non esensial. Mau tahu perbedaannya? Berikut ini ulasannya.

Nutrisi Esensial
Nutrisi esensial merupakan nutrisi yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga harus dipenuhi oleh sumber makanan seperti karbohidrat, protein, lemak, berbagai vitamin dan mineral. Nutrisi esensial antara lain tryptophan, lysine, methionine, dan cystine dibutuhkan untuk pembentukan sel terutama pembentukan sel antibodi.

Protein adalah salah satu sumber makanan sehat yang memenuhi nutrisi esensial. Zat gizi ini menguasai sebagian besar komponen tubuh seperti sel tubuh, cairan tubuh, serta seluruh enzim dan hormon. Protein memang mempunyai peran penting sebagai zat pembangun yang menyokong pertumbuhan dan pembentukan protein serum dalam darah. Bukan hanya itu, protein juga bisa meningkatkan produksi hemoglobin, enzim, antibodi serta menggantikan sel-sel tubuh yang rusak.

Baca Juga : Ragam Nama Gula di Label Nutrisi

Nutrisi Non Esensial
Sebaliknya nutrisi non-esensial didefinisikan sebagai nutrisi yang diproduksi sendiri oleh tubuh. Nutrisi non-esensial antara lain tyrosine, valine, agrinine, dan serine yang dapat terpenuhi bilamana nutrisi esensial sudah terasup oleh tubuh. Maka dari itu, supaya nutrisi non-esensial dapat terpenuhi dengan baik, lengkapi dulu nutrisi esensial dalam tubuh yang bersumber dari makanan sehat.

Contohnya susu sapi yang merupakan sumber protein terbaik, karena mengandung delapan jenis asam amino lengkap secara alami. Seluruh zat gizi dalam susu mudah diserap dan dapat langsung digunakan oleh tubuh.

Tunggu apalagi, yuk langsung sajikan susu sapi untuk menyeimbangkan kebutuhan nutrisi esensial dan non-esensial si kecil.

Share artikel ini:

Artikel Terkait