©shutterstock

Aduh, Cacingan Tidak Hanya Diderita Anak-Anak

Cacingan adalah penyakit yang umum diderita oleh anak-anak. Seringnya memasukkan tangan ke mulut atau lingkungan yang kurang higienis, membawa telur-telur cacing masuk ke dalam tubuh dan berkembang di dalamnya. Ngeri ya bu. Tapi tahukah Anda, bukan hanya anak-anak lho yang bisa menderita cacingan, tapi orang dewasa pun bisa terkena.

Parasit cacing bisa masuk ke dalam tubuh lewat kontaminasi makanan dan air minum karena kurangnya aspek higienitas dalam menyiapkannya. Lalat, kecoak, dan tikus juga dituding menjadi media penyebaran parasit cacing. Ada 3 jenis cacing yang dapat tumbuh tmbuh pada saluran pencernaan manusia, yaitu cacing tambang, cacing gelang, dan cacing pita.

Cacing tambang

Cacing ini masuk ke dalam tubuh lewat kulit kaki saat berjalan tanpa alas di atas tanah atau jalan yang terkontaminasi telur-telur cacing. Gejala yang tampak adalah dermatitis atau gatal-gatal pada kulit. Cacing tambang dapat masuk ke pembuluh darah dan masuk ke dalam paru-paru, menyebabkan bronchitis atau pneumonia. Cacing tambang ini menyerap darah dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan kulit pucat  dan anemia berat.

Cacing gelang

Cacing gelang menyerang tubuh lewat daging yang kurang matang. Gejala pertama ditunjukkan setelah 1-2 hari setelah konsumsi. Anda bisa mengalami mual, muntah, diare, mulas, dan demam. Sering disangka sebagai gejala keracunan makanan atau flu, penyakit karena cacingan ini disusul oleh serangkaian gejala lanjutan seperti pusing, pembengkakan pada mata, sakit di otot dan sendi, serta kulit gatal-gatal. Infeksi lebih parah dapat menimbulkan masalah pernafasan, keseimbangan terganggu, dan dapat menyebabkan kematian, jika tidak segera ditangani.

Cacing pita

Cacing pita banyak dijumpai pada daging atau jeroan kambing maupun sapi. Jika tidak dimasak dengan baik, telur-telur yang masih ada di dalamnya dapat tertelan dan berkembang di tubuh. Anda bisa merasakan sakit pada perut, gangguan pencernaan, dan menurunnya berat badan secara drastis, yang timbul 8-12 minggu setelah konsumsi. Cacing yang sudah berkembang dalam tubuh, akan bertelur dan terbawa ke organ-organ tubuh lainnya. Misalnya jika saluran pernafasan yang terinfeksi, Anda akan merasakan gejala mirip asma dan batuk darah. Serem banget ya, Bu.

Untuk menghindari penyakit cacingan, masaklah daging sampai matang untuk mematikan larva cacing. Air minum juga harus dimasak sampai mendidih. Selain itu, cuci buah dan sayur sebelum dimasak atau dikonsumsi langsung. Semoga penyakit cacingan jauh-jauh dari keluarga tercinta, ya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait