Awas, Scoliosis Pada Anak!

Yakin, anak Anda tak memiliki kelainan pada tulangnya? Perlu diwaspadai, ada beberapa jenis kelainan tulang bawaan sejak lahir. Salah satunya adalah scoliosis.

Apa yang menyebabkan kelainan tulang pada anak tersebut? Dr. Handrawan Nadesul mengatakan, umumnya kelainan tulang tersebut disebabkan oleh gangguan metabolisme kalsium.

Jika ibu kekurangan kalsium ketika mengandung, maka pembentukan tulang-belulang anak dalam kandungan akan terganggu.  Seperti diketahui bahwa pembentukan tulang-belulang dan gigi-geligi memerlukan kecukupan akan kalsium.

Lantas apa yang dimaksud dengan scoliosis? Scoliosis merupakan kelainan tulang karena pembentukan tulang iga, atau tulang belakang yang tidak sempurna sehingga struktur tulang belakang tidak lurus. Kelainan ini membuat struktur tulang belakang miring ke salah satu sisi.

Struktur tulang belakang juga menjadi abnormal apabila pembentukan tulang pinggul tidak normal. Dengan demikian lengkung tulang belakang menjadi berlebihan baik lengkung ke depan, maupun lengkung ke belakang.

Jika kita memperhatikan struktur tulang dari samping, maka kita akan melihat, tulang belakang memiliki beberapa lengkung. Mulai dari leher, punggung, dan pinggang, terdapat tiga kali lengkung. Dengan adanya lengkungan ini beban tubuh terbagi pada struktur lengkung yang berfungsi sebagai pegas juga.

Bagaimana mengetahui bahwa anak kita menderita scoliosis? Kasus scoliosis pada yang masih belum terdeteksi sering tanpa disengaja. Biasanya sewaktu memandikan bayi, atau anak, ibu meraba ada bagian tulang yang menonojol di daerah punggung. Guna memastikan apakah itu suatu kelainan tulang punggung, bisa dipastikan dengan membawa si kecil ke rumah sakit untuk pembuatan foto rontgen.

Apabila scoliosis belum juga terdeteksi, kelainan struktur tulang belakang mungkin baru nampak setelah anak mulai bisa berjalan. Posisi berdiri anak tampak tidak sempurna yakni tinggi sebelah atau doyong ke depan maupun belakang. Atau langkahnya kelihatan timpang bila struktur tulang pinggulnya miring sebelah.

Dengan bertambahnya usia, kelainan struktur tulang belakang yang agak parah akan terlihat semakin jelas. Sudut kemiringan struktur tulang belakang atau scoliosis perlu terus diukur secara berkala untuk memutuskan apakah harus segera dikoreksi, atau masih bisa ditunda.

Jika ingin scoliosis yang diidap sang buah hati tak sampai mengganggu organ penting di sekitarnya, khususnya saraf tulang belakang, sebaiknya perlu dilakukan koreksi terhadap kelainan tulang anak tersebut. Penekanan, atau penjepitan saraf tulang belakang bisa terjadi apabila ada bagian tulang belakang yang abnormal bentuknya, maupun akibat adanya gangguan struktur tulang.

Share artikel ini:

Artikel Terkait