@shutterstock

Bahaya Darah Kekurangan Oksigen

Darah adalah bagian vital dalam tubuh yang berfungsi menghantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh anggota tubuh. Apa jadinya ya jika tingkat oksigen dalam darah lebih rendah? Anda dapat mengalami kondisi yang disebut Hypoxemia. Gejala-gejala awal yang terlihat adalah nafas memendek, mudah capek, dan pusing.

Hypoxemia tidak sama dengan anemia lho. Jika anemia adalah turunnya kadar hemoglobin dalam darah, hypoxemia adalah masalah kesehatan dimana darah hanya mampu membawa oksigen di bawah kondisi normal. Yuk kenali penyebab terjadinya hypoxemia ini.

Acute Respiratory Distress Syndrome
Hypoxemia biasanya dipicu oleh gangguan pada saluran pernafasan. Salah satunya adalah Acute Respiratory Distress Syndrome, atau yang disingkat ARDS. Masalah kesehatan ini terjadi ketika terdapat cairan di alveoli paru-paru, menyebabkan kadar oksigen yang dipompa ke aliran darah menjadi lebih sedikit. ARDS biasa terjadi pada orang yang mengalami sakit berat atau luka pendarahan dalam.

Emphysema
Merupakan salah satu dari rangkaian penyakit yang disebut Chronic Obstructive Pulomonary Disease (COPD). Emphysema secara perlahan merusak alveoli di paru-paru, membuat Anda hanya dapat mengambil nafas yang semakin pendek. Penyebab utamanya adalah kebiasaan merokok. Ketika bernafas, alveoli tidak bekerja sempurna, sehingga dipenuhi udara kotor dan tidak menyisakan oksigen murni untuk memasuki aliran darah.

Pneumonia
Gejala seseorang terkena pneumonia adalah batuk berkepanjangan, demam, dan susah bernafas. Penyakit yang disebabkan infeksi bakteri dan virus ini membuat paru-paru dipenuhi oleh cairan. Akibatnya paru-paru tidak berfungsi baik dalam memompa oksigen untuk dibawa darah ke seluruh tubuh. Penyakit ini sangat berbahaya jika menyerang bayi, anak-anak, dan manula.

Interstitial lung disease
Penyakit ini disebabkan kontak berkepanjangan dengan bahan yang beracun, misalnya asbestos. Jaringan sel pada paru dapat terluka sehingga berdampak pada kemampuan untuk bernafas dan menyuplai cukup oksigen ke darah.

Sangat penting mengetahui penyebab terjadinya hypoxemia, karena kondisi ini disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan yang cukup serius. Melakukan perawatan dengan segera dan di bawah pengawasan dokter, dapat mengembalikan kadar oksigen normal dalam darah. Selain itu, Anda juga harus mengubah cara hidup, misalnya dengan berhenti merokok serta rajin berolahraga.

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait