vote

Kenali Cara Mengatur Pola Makan Sehat dan Seimbang

Cara mengatur pola makan terbaik adalah mengetahui kapan dan seberapa besar porsi ketika makan. Sarapan merupakan waktu makan yang paling penting karena dapat mempercepat proses metabolisme, tetapi bukan berarti Ibu harus mengonsumsi sarapan dalam porsi yang besar. Selain mengetahui waktu makan yang tepat, yuk ketahui ragam cara mengatur pola makan sehat dan seimbang lainnya!

  • Rate Artikel ini

Gaya hidup yang sehat perlu disertai dengan adanya pola makan tepat agar tubuh dapat terhindar dari berbagai penyakit. Pola makan sehat akan membantu mengoptimalkan perolehan nutrisi ke  dalam tubuh sehingga mampu memperkuat daya tahan tubuh. Untuk mengawali pola makan sehat, berikut hal-hal yang dapat Ibu mulai lakukan di rumah.

  1. Cermat mengonsumsi karbohidrat

Orang Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan pokok atau sumber karbohidrat yang utama. Sebuah pemikiran yang salah apabila nasi sebagai sumber karbohidrat tidak dianggap sebagai bagian dari pola makan sehat. Tubuh manusia membutuhkan karbohidrat sebagai sumber tenaga. Cara mengatur pola makan yang tepat adalah menjaga porsi nasi tersebut. Ibu pun juga dapat memperkenalkan beras merah sebagai alternatif selain nasi putih sebagai makanan pokok dalam menu harian keluarga. Psst, beras merah juga mengandung lebih banyak serat dan vitamin yang baik untuk kesehatan.

  1. Cintai sayuran

Cara mengatur pola makan selanjutnya yang dapat Ibu terapkan adalah mengonsumsi sayuran. Kebiasaan mengonsumsi sayuran ini perlu ditingkatkan secara perlahan, diawali dengan mengonsumsi sayuran sehat kesukaan serta secara perlahan meningkatkan konsumsi porsi sayuran. Ibu juga perlu ingat bahwa sayuran perlu diolah secara hati-hati untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal. Hindari memasak sayuran dengan suhu terlalu tinggi atau terlalu lama. Jangan lupa untuk tambahkan minyak dalam jumlah yang secukupnya ke dalam sayuran.

  1. Makan di waktu dan porsi yang tepat

Cara mengatur pola makan terbaik adalah mengetahui kapan dan seberapa besar porsi ketika makan. Sarapan merupakan waktu makan yang paling penting karena dapat mempercepat proses metabolisme, tetapi bukan berarti Ibu harus mengonsumsi sarapan dalam porsi yang besar, apalagi ketika bangun tidur umumnya selera makan belum muncul. Porsi makan terbesar dalam konsumsi harian Ibu sebaiknya ada pada waktu makan siang untuk mendukung aktivitas yang ada pada waktu tersebut. Pada waktu makan malam, ketika Ibu tidak butuh banyak tenaga untuk beraktivitas, hindari makan dalam porsi yang besar.

Artikel Terkait

Terbaru