@shutterstock

Beda Vitamin Larut Dalam Air dan Lemak

Selama ini banyak orang mengenal buah dan sayuran sebagai sumber vitamin utama. Pemahaman ini cukup umum diketahui pada gambar diagram asupan empat sehat lima sempurna. Selain itu, selama belajar di sekolah vitamin memang hanya dijelaskan sebatas jenisnya, yang meliputi vitamin A, B, C, D dan seterusnya. Orang juga beranggapan bila vitamin yang termakan akan langsung larut dalam tubuh yang notabene banyak mengandung cairan.

Tahukah Anda bila tidak semua vitamin laut dalam air? Karena alasan inilah sebenarnya dibedakan menjadi dua golongan utama sebelum terpecah menjadi beberapa jenis. Kelompok pertama merupakan vitamin yang larut dalam air. Vitamin ini meliputi vitamin B dan C. Lalu, vitamin lainnya larut di mana?

Sementara vitamin A, D, E dan K larut dalam lemak. Vitamin dikatakan larut dalam lemak karena dalam prosesnya hanya bisa diserap oleh gelembung lemak yang disebut kilomikron. Dr. Lori Alma, seorang ahli Cystic Fibrosis atau sejenis kelainan penyerapan nutrisi dalam organ pencernaan, asal Amerika Serikat menjelaskan penyerapan vitamin dalam lemak terjadi dalam usus kecil. Barulah akan disalurkan ke seluruh tubuh sesuai dengan fungsi dan manfaatnya.

Bila tidak langsung dimanfaatkan, vitamin A dan E khususnya akan tersimpan sementara waktu dalam lemak. Lebih lanjut, jika kurang berolahraga vitamin yang larut dalam lemak ini akan menumpuk dan menyebabkan hipervitaminosis. Dr. Lori menambahkan bila ada gangguan penyerapan nutrisi karena kurangnya enzim pengurai lemak dalam pankreas, seperti cysctic, juga bisa menyebabkan kelebihan vitamin dalam tubuh.

Sebaliknya, untuk vitamin yang bisa larut dalam air, seperti vitamin B dan C akan lebih cepat diserap. Hal ini karena pada dasarnya tubuh lebih cepat melakukan proses penyaluran nutrisi lewat cairan, sehingga secara otomatis membuat vitamin yang larut dalam air lebih mudah diserap. Kendati begitu, asupan beragam vitamin tetap diperlukan oleh tubuh setiap hari untuk menunjang metabolisme dan menjaganya agar tetap sehat.

Sudah mengerti kan perbedaan masing-masing vitamin yang diperlukan oleh tubuh?

Share artikel ini:

Artikel Terkait