Jadwal Imunisasi Anak yang perlu Ibu Ketahui

Bu, kapan sih terakhir kali si Kecil diimunisasi? Apakah Ibu sudah membawa si Kecil untuk diberi vaksin booster setelah ia memasuki usia sekolah ini? Memang, seringkali soal imunisasi anak luput dari perhatian ibu-ibu saat si Kecil sudah semakin besar. Pasalnya, imunisasi anak usia bayi dan balita dimulai bersamaan dengan pemeriksaan rutin bayi baru lahir dan terus dilakukan secara berkala dengan jarak yang cukup dekat. Sehingga mudah diingat oleh Ibu. Nah, baru saat anak semakin besar, jarak antar vaksin menjadi semakin jauh dan sudah tidak ada pemeriksaan rutin yang harus dilakukan. Umumnya, anak hanya dibawa ke dokter jika sakit saja.

 

Imunisasi wajib diberikan pada anak balita karena di usia ini kekebalan tubuh anak masih belum baik. Semakin anak besar tentunya sistem kekebalannya pun semakin membaik pula, namun bukan berarti ia tak mungkin terkena penyakit infeksi. Karenanya, pada usia sekolah anak perlu diberikan imunisasi anak lanjutan. Ada yang berupa vaksin yang diulang sebagai booster di usia ini agar efek perlindungannya optimal dan ada pula jenis vaksin tertentu yang memang baru diberikan di usia ini.

 

Agar Ibu ingat untuk terus memberikan imunisasi anak sampai lengkap, yuk kenali dulu macam-macam imunisasi yang perlu diberikan pada anak usia sekolah sesuai jadwal dari Kementrian Kesehatan:

 

  1. SD kelas 1 anak perlu diberi imunisasi campak yang wkatu pelaksanaannya di bulan Agustus dan imunisasi diphteria tetanus (DT) di bulan November.
  2. SD kelas 2-3 anak perlu diberikan imunisasi tetanus diptheria (TD) di bulan November.
  3. Usia 7-18 tahun anak bisa diberikan imunisasi flu dengan memperhatikan kondisi anak.
  4. Usia 11-12 tahun anak bisa diberi imunisasi human papillomavirus. Imunisasi ini juga bisa diberikan di usia 9-10 tahun jika memang diperlukan oleh anak.
  5. Usia 11-12 anak juga bisa diberikan imunisasi meningitis yang merupakan jenis imunisasi khusus sehingga Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu.

 

 

Selain rujukan jadwal imunisasi dari Kementrian Kesehatan diatas ibu juga bisa mengikuti rekomendasi jadwal imunisasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) seperti pada gambar tabel dibawah ini:

Gambar 1. Tabel Rekomendasi Jadwal Imunisasi oleh Ikatan Dokter Indoesia Tahun 2017

Walaupun sudah ada jadwal di atas, setiap imunisasi anak tetap perlu Ibu diskusikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikannya pada anak. Jika Ibu sampai terlambat dari waktu yang dianjurkan, anak tetap bisa diberikan imunisasi tersebut selama ia tak terinfeksi penyakit tertentu.

Nah, biasanya ada beberapa jenis imunisasi anak yang juga diadakan di sekolah dan sekolah wajib meminta persetujuan orangtua dulu untuk memberikannya pada anak. Ibu dapat memanfaatkan waktu ini apabila si Kecil memang belum mendapatkan imunisasi tersebut. Yang pasti anak harus dalam keadaan sehat saat waktu pemberian vaksin ya, Bu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait