©shutterstock

Kenalan dengan Kalium, Zat Gizi Penopang Energi

Orangtua tentunya menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya, termasuk untuk kesehatan dan tumbuh kembangnya yang optimal. Ketika terjadi ketidakseimbangan pada proses kimiawi dalam tubuh, perkembangan si kecil dapat terganggu. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kadar kalium dalam tubuh anak.

Dilansir oleh situs Livestrong, kalium adalah mineral penting dalam tubuh yang menjaga cara kerja sel, saraf dan otot. Kalium banyak ditemukan di makanan dan minuman, dan keluar dari tubuh lewat air seni. Tubuh dianggap kekurangan kalium jika kadarnya lebih rendah dari 3.6, disebut dengan istilah kesehatan hypokalemia. Penyebabnya bisa berupa diare, muntah dan keringat berlebihan yang dialami anak-anak.

Yuk, kenali mineral kalium yang penting bagi pertumbuhan si kecil.

Peran kalium dalam tubuh

Kalium bersinergi dengan sodium untuk mengontrol keseimbangan air dalam tubuh, yang berpengaruh pada kesehatan tekanan darah. Menurut situs Babycenter, pola makan yang rendah kalium dan tinggi sodium mengakibatkan penyakit darah tinggi. Tidak hanya itu, mineral ini juga menjaga fungsi kerja otot dan detak jantung. Kurangnya kalium pada tubuh si kecil juga beresiko menimbulkan penyakit batu ginjal dan osteoporis saat tumbuh dewasa nanti.

Sumber makanan kalium

Menurut American Dietetic Association, kadar kalium yang dibutuhkan oleh tubuh si kecil adalah sekitar 3000-3800mg per hari. Masukkan makanan-makanan yang mengandung kalium untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Untuk buah, Anda dapat memilih pisang, pepaya, jeruk, dan melon. Sedangkan untuk sayur-sayuran pilihannya ada pada bayam, kacang-kacangan, brokoli, dan kentang. Si kecil tidak doyan buah atau sayur? Produk berbahan susu, ikan, sereal, dan roti gandum bisa menjadi solusi.

Kekurangan dan Kelebihan kalium

Dilansir dari situs Mayoclinic, kekurangan kalium dapat mengakibatkan dampak kesehatan bagi si kecil. Badan merasa lemah dan capek, mudah pingsan, mudah haus, gampang pipis, dan disorientasi. Kadar kalium yang terlalu banyak pada tubuh si kecil pun juga tidak baik lho, Bu. The Institute of Medicine menyebutkan kelebihan kadar kalium disebut sebaga hyperkalemia. Dampaknya pada tubuh anak adalah kelelahan yang amat sangat, kram, sakit pada saluran pencernaan, bahkan ketidaknormalan pada detak jantung.

Ketahui pentingnya kadar kalium pada tubuh si kecil dan jaga asupannya ya, Bu. Agar tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal.

Share artikel ini:

Artikel Terkait