Lakukan 3 Hal Penting Ini Jika Si Kecil Keracunan

Keracunan makanan bisa dialami siapa saja, termasuk juga si Kecil yang akrab dengan jajanan di luar rumah. Secara umum, keracunan bisa diartikan dua hal yakni menelan makanan tertentu yang akhirnya menimbulkan reaksi penolakan dari dalam tubuh. Kedua, keracunan yang berasal dari kandungan tertentu yang masuk bersama makanan saat dikonsumsi. Keduanya sama-sama berbahaya dan harus segera mendapatkan penanganan lebih lanjut. Akan tetapi, hingga kini pertolongan pertama keracunan makanan masih kurang diketahui oleh para orang tua.

Masa pertumbuhan si Kecil memungkinkan mereka untuk menjumpai, memegang, kemudian menelan apa yang membuatnya penasaran tersebut. Di saat inilah, bahaya keracunan itu mengintai si Kecil, sehingga sangat penting kiranya untuk tidak meletakkan bahan berbahaya di sembarang tempat. Pertolongan pertama keracunan makanan yang bisa dilakukan Ibu saat mengetahui si Kecil mengalami kondisi berbahaya ini di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Dipaksa memuntahkan

Dilansir dari buku Jangan Panik Bunda oleh dr. Adji Suranto, Sp.A., pertolongan pertama keracunan makanan yang harus dilakukan adalah memberikan air atau susu sebanyak mungkin pada si Kecil agar merangsang ia muntah. Jika berhasil maka bahan berbahaya bisa segera keluar. Namun, jika sudah terlanjur tertelan dan masuk ke lambung, maka pertolongan rumah sakit harus sesegera mungkin dilakukan.

  1. Memperhatikan kemungkinan bahaya keracunan

Deteksi bahan apakah yang membuat si Kecil keracunan, Apabila si Kecil keracunan bahan kimia misalnya detergen, sabun, atau sejenisnya. Catat bahan atau komposisi yang tertera di label kemasan kemudian segera berlanjut pada pertolongan pihak medis di rumah sakit. Pertolongan rumah sakit akan memberikan penawar serta tindakan yang sesuai untuk mengatasi jenis keracunan tersebut.

  1. Mencegah bahayanya

Melakukan upaya pencegahan adalah hal yang paling penting ketika Ibu sudah mengetahui bahaya yang bisa ditimbulkan dari keracunan tersebut. Meletakkan bahan kimia atau bahan beracun lainnya di luar jangkauan  si Kecil adalah pencegahan paling efektif.Ibu dapat meletakkannya di bagian atas, atau dimasukkan ke dalam lemari agar si Kecil tidak akan melihatnya.

Hindari kekeliruan meletakan botol atau wadah detergen, sabun colek, dan semacamnya di bawah meja, di lantai, samping atau belakang lemari yang sekiranya bisa diraih oleh si Kecil saat belajar merangkak.

Selain itu, Ibu sebaiknya perhatikan selalu bahan makanan yang si Kecil konsumsi. Pastikan kesegarannya serta kebersihannya agar resiko keracunan makanan pun juga dapat diminimalisir.

Share artikel ini:

Artikel Terkait