Makanan Tepat Saat si Kecil Diare

Saat si kecil diare, pastikan Ibu memberikannya makanan yang tepat untuk mengurangi gejalanya secara alami. Menurut Peter Higgins, Profesor Gastroenterologi dari Universitas Michigan, makanan yang paling aman untuk anak yang menderita diare adalah makanan sederhana yang citarasanya tidak berlebihan. Berikut pilihannya.

 

  1. B.R.A.T

Makanan terbaik sebagai anti diare adalah pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang (Banana, Rice, Applesauce, and Toast – BRAT).

Keempat makanan ini mudah dicerna, sehingga tidak menyebabkan iritasi lebih lanjut pada sistem pencernaan.

Beberapa di antara makanan tersebut juga dianggap sebagai ‘pengikat’, yang berarti dapat menyebabkan sembelit.

Tapi saat mengalami diare, makanan tersebut dapat membantu membuat tinja menjadi lebih keras.

Makanan ini dapat dimakan oleh siapapun yang berusia di atas 12 bulan, sedangkan anak kecil yang berusia di bawah 12 bulan direkomendasikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak.

2. Makanan mengandung bakteri baik

Makanan mengandung bakteri baik seperti probiotik akan membantu tubuh melepaskan bakteri jahat yang terkandung di dalamnya. Ibu bisa memilih yoghurt sebagai camilan anak yang tengah diare.

Baca Juga : Penyebab si Kecil diare

3. Perbanyak Asupan Cairan yang mengandung elektrolit

Saat diare atau tinja menjadi cair, tubuh cenderung cepat mengalami dehidrasi dan kehilangan elektrolit.

Cara terbaik mengatasi diare adalah dengan meningkatkan asupan cairan dan kaldu yang bisa merehidrasi dan menggantikan elektrolit tubuh yang hilang.

Hindari jus prune atau tipe jus yang dapat meningkatkan gerakan usus. Selain itu, hindari kafein karena menyebabkan iritasi pada sistem pencernaan.

4. Makanan tinggi natrium

Makanan yang tinggi natrium di sini yakni merupakan segala jenis makanan bahkan minuman yang mempunyai kadar garam tinggi. Kadar garam elektrolit tersebut dapat mengganti cairan yang hilang dan menyeimbangkan kadar cairan elektrolit di dalam tubuh.

5. Makanan rendah serat

Makanan rendah serat dapat menahan keluarnya cairan dari dalam tubuh secara berlebihan. Pada umumnya makanan kaya serat dianjurkan untuk dikonsumsi sehari-hari untuk menjaga dan melancarkan buang air besar akan tetapi ketika terkena diare sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi makan berserat tinggi seperti agar-agar, beberapa kategori sayur mayur dan buah-buahan yang dapat memperburuk kondisi serta bertambah lamanya gejala diare tersebut.

 

Selamat mencoba, Bu!

Share artikel ini:

Artikel Terkait