Manfaat Makan Puding Bagi Kesehatan Si Kecil

Puding adalah makanan pencuci mulut sekaligus camilan yang disukai banyak orang. Terbuat dari agar-agar dan susu, puding punya rasa beragam, seperti vanilla, cokelat, stroberi, dan sebagainya. Tak heran bila anak-anak pun suka. Tetapi tahukah Ibu apa saja manfaat puding bagi kesehatan si kecil?

Sebelumnya, mari kita tengok kandungan gizi yang terdapat dalam puding:

Kalsium
Kandungan susu membuat puding memiliki kadar kalsium cukup tinggi. Kalsium adalah unsur penting bagi kekuatan tulang dan gigi. Kalsium juga mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh kita, seperti di sel darah, tulang, dan gigi. Kalsium juga mempengaruhi kontraksi otot, keseimbangan hormon dan transmisi impuls saraf. Tak hanya lezat, puding juga merupakan cara sehat mendapatkan kalsium bagi tubuh si kecil.

Vitamin dan mineral
Vitamin dan mineral adalah komponen esensial pada puding. Anak-anak sangat memerlukan vitamin D dan magnesium yang, bersama-sama kalsium, dapat memperkuat struktur tulang dan lapisan luar gigi mereka. Vitamin lain yang terkandung dalam puding antara lain vitamin A, C, B6, B12, dan E.

Protein
Salah satu nutrien penting yang diperlukan anak-anak adalah protein, yang mengandung enzim spesial yang berguna untuk metabolisme dan pencernaan tubuh. Selain itu, protein juga berfungsi dalam kontraksi otot dan reproduksi sel darah merah. Protein juga berguna dalam menjaga agar rambut, kuku, dan kulit anak sehat.

Baca Juga : Memahami Nutrisi Puding Stroberi

Serat
Agar-agar terbuat dari rumput laut jenis gracilaria sp atau gelidium sp. Kandungan serat pada rumput laut sangat tinggi. Serat bersifat mengenyangkan dan memperlancar proses metabolisme tubuh sehingga sangat baik dikonsumsi penderita obesitas. Karena karbohidratnya jenis kompleks, anak-anak dapat merasa kenyang lebih lama tanpa Anda takut mereka kegemukan. Klorofil pada ganggang laut hijau juga dapat berfungsi sebagai antioksidan. Zat ini membantu membersihkan tubuh dari reaksi radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Penelitian Harvard School of Public Health di Amerika mengungkapkan, wanita premenopause di Jepang berpeluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan wanita Amerika. Hal ini disebabkan pola makan wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut di dalam menu mereka.

Dr. Stephen Sinatra, kardiologis ternama dalam websitenya www.drsinatra.com mengungkap, ekstrak rumput laut dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Ia juga menganjurkan pengidap stroke untuk mengonsumsi rumput laut karena dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh.

Share artikel ini:

Artikel Terkait