Memahami Status Gizi Anak

Tidak semua orang paham akan makna status gizi pada anak. Status gizi sendiri digunakan untuk mengetahui kebutuhan gizi setiap anak berdasarkan usianya. Lewat status gizi ini pula, seorang anak akan dinilai sebagai anak yang memiliki berat badan normal ataupun tidak. Dalam penilaiannya, Dr. Handrawan Nadesul mengatakan status gizi ditentukan dengan mengukur berat badan dan tinggi badan pada anak.

Tidak hanya itu saja, Dr. Handrawan juga menambahkan untuk mengukur status gizi seorang anak, dapat dilakukan pengukuran lingkar kepala dan lingkar lengan pada anak. Setelah melakukan pengukuran pada semua bagian tubuh yang ditentukan, barulah diambil kesimpulan apakah anak tersebut memiliki status gizi yang normal atu tidak.

Untuk mendapatkan status gizi normal, asupan gizi yang diterima anak harus memadai. Bukan hanya soal porsi makanan yang Anda sajikan. Lebih jauh, proporsi zat gizi yang terkandung di dalamnya harus sesuai dengan kebutuhan nutrisi harian tubuh. Ada zat gizi makro, yang terdiri dari karbohidrat, lemak dan protein. Ketiga zat gizi ini harus diberikan secara seimbang. Jangan sampai ada salah satu zat gizi yang berlebihan, sementara zat gizi lainnyakekurangan.

Ketiga zat gizi ini harus disajikan dalam porsi yang seimbang. Tiga per lima dari total kalori harus berasal dari karbohidrat, seperlimanya berasal dari zat lemak dan selebihnya adalah protein. Nah, proporsi inilah yang dikatakan sebagai menu seimbang. Lain halnya dengan menu bistik. Sajian ini dikatakan sebagai menu yang kurang seimbang, karena seperlimanya adalah daging, sedangkan kehadiran karbohidrat hanya diwakilkan oleh kentang.

Jika zat gizi makro menjelaskan tentang karbohidrat, lemak dan protein, maka ada pula zat gizi mikro. Nutrisi ini terdiri dari vitamin dan juga mineral. Zat gizi inilah yang membuat anak rawan kekurangan nutrisi. Bagaimana tidak, vitamin dan mineral banyak diperoleh dari buah dan sayur. Jadi, jika si kecil tidak mengonsumsi sayuran dan buah yang cukup, maka kebutuhan gizinya belum bisa dikatakan seimbang. Oleh karena itu, berikan asupan yang tepat pada buah hati Anda. Bukan hanya porsinya yang cukup, tetapi cobalah untuk memenuhi kebutuhan gizinya secara seimbang dari sekarang.

Share artikel ini:

Artikel Terkait