Menghindari Penyakit Ginjal Sejak Dini

Sebagian besar penyakit ginjal memang dapat dicegah. Penyakit ginjal muncul karena ulah kita sendiri. Mungkin keliru dalam memilih menu harian, tak cukup asupan cairan, menahan berkemih, atau membiarkan satu penyakit metabolik sampai merusak ginjal. Bagaimana ginjal dapat terhindar dari perusakan yang tak perlu?

GINJAL kita ada dua. Kiri dan kanan. Letaknya di tepi pinggang. Fungsinya menyaring ampas sisa metabolisme tubuh lalu membentuknya menjadi urin. Ginjal juga mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga tubuh tidak kekurangan cairan.

Infeksi kandung kemih
Perusak ginjal paling sering berasal dari proses infeksi. Wanita lebih sering daripada pria. Awalnya dari infeksi saluran kemih bagian bawah.

Saluran kemih bagian bawah wanita lebih pendek dibanding milik pria. Itu sebabnya, bila suasana di sekitar liang kemih kurang bersih, bibit penyakit mudah memasuki saluran kemih, dan terjadi infeksi saluran kemih bagian bawah. Terlambat mengganti pembalut haid, air pembilas kurang bersih, atau keliru dalam cara bercebok.

Bila cebok dilakukan dari arah belakang (liang dubur) ke depan (vagina), maka kemungkinan bibit penyakit yang berasal dari tinja akan terbawa oleh jari ke liang kemih. Dengan cara itu penularan infeksi saluran kemih bagian bawah dapat terjadi. Maka bercebok yang benar adalah dari arah depan ke belakang.

Gejala awalnya terasa nyeri, panas, pedih sewaktu berkemih, juga biasanya disertai demam, nyeri kepala, mual, dan tidak enak di perut bawah serta nyeri pinggang.

Apabila infeksi saluran kemih bagian bawah atau urethritis dibiarkan, maka bibit penyakit akan menjalar naik ke saluran yang lebih atas, yakni ke kandung kemih. Lalu terjadi infeksi kandung kemih yang disebut cystitis. Dan apabila tidak diobati, infeksi akan terus menjalar naik ke saluran yang lebih atas, dan akhirnya tiba di ginjal.

Selain itu, infeksi saluran kemih juga dapat berasal dari usus. Kita tahu usus juga dapat tercemar kuman penyakit. Bila usus berisikan bibit penyakit, bisa saja bibit penyakit tersebut terbawa oleh aliran darah memasuki ginjal.

Berbakat batu kemih
Selain infeksi, mereka yang berbakat terkena batu saluran kemih, rentan terbentuk batu ginjal. Batu berasal dari endapan kristal yang terdapat berjenis-jenis. Selain kristal oxalat dari sayur-mayur, kristal juga dapat dari urat (asam urat, uric acid), yang bila bercampur dengan zat kapur (calcium) akan terbentuk batu kemih urat.

Setiap gangguan metabolisme calcium dalam tubuh akan meninggikan kadar calcium dalam darah. Calcium darah yang terus tinggi dalam darah menjadi awal pembentukan batu kemih.

Proses pembentukan batu kemih sendiri berlangsung bertahun-tahun. Awalnya hanya berupa endapan semacam kristal dan pasir. Lama-kelamaan membentuk batu alit, yang bila dibiarkan akan bertambah besar membentuk batu yang semakin besar.

Bila lokasi batu terdapat di saluran kemih ginjal, maka akan terjadi gangguan fungsi ginjal. Namun bila batu terbentuk di luar saluran kemih, batu tetap ada tanpa mengganggu. Gejala dan keluhan mungkin tidak muncul. Baru kedapatan ketika dibuat foto rontgen perut.

Batu ginjal yang terbentuk dari asam urat, lebih runcing menyerupai jarum renik. Jenis batu ini yang lebih sering melukai saluran kemih, sehingga gejala penyakit batu kemihnya disertai dengan kencing berdarah. Tiba-tiba demam, nyeri pinggang, dan kencing berdarah, itu tanda khas adanya batu ginjal yang mungkin disebabkan oleh batu urat. Infeksi saluran kemih menambah besar ukuran batu, maka rantai infeksi saluran kemihnya harus diputuskan.

Tidak sembarang minum obat
Kerusakan ginjal juga dapat terjadi akibat pemakaian obat yang sembarangan. Obat yang dijual bebas pun efek sampingnya dapat mengganggu ginjal. Maka sebaiknya jangan sembarangan minum obat, konsultasikanlah ke dokter terlebih dahulu.

Berujung gagal ginjal
Ginjal akan rusak dan mengalami gagal ginjal bila aliran darah yang melewatinya menurun secara drastis. Misalnya kegagalan anestesi sehabis operasi. Syok sampai berkepanjangan sehingga aliran darah ke ginjal menurun, juga berpotensi merusak ginjal.

Kondisi gagal ginjal selain memerlukan tindakan pencangkokan ginjal, juga tidak murah. Maka jauh lebih ringan apabila melakukan upaya pencegahan. Semua yang menjadi penyebab terganggunya ginjal perlu dicegah. Dan itu tidak sulit. Infeksi saluran kemih dicegah. Kekurangan cairan tubuh dapat diatasi. Yang berbakat mengidap batu kemih perlu waspada. Mereka perlu melakukan pemeriksaan laboratorium urin (analisa batu kemih) secara berkala, serta memeriksa darah. Khusus bagi mereka yang berbakat asam urat tinggi, perlu secara berkala memeriksa kadar asam urat darah. Jika meninggi perlu diturunkan dengan minum obat.

Yang mengidap penyakit menahun perlu mengontrol penyakitnya, agar tidak terjadi komplikasi ke ginjal. Jangan lupa untuk tidak sembarang minum obat, sekalipun hanya jamu dan obat tradisional tanpa mengetahui efek samping terhadap penyakit anda.

Share artikel ini:

Artikel Terkait