Mengungkap 5 Nutrisi Esensial Bagi Pertumbuhan Anak

Nutrisi tepat merupakan salah satu kunci utama dalam proses pertumbuhan si Kecil. Perkembangan yang optimal akan dirasakan si Kecil jika semua nutrisinya terpenuhi dengan sempurna.

Pakar tumbuh kembang anak dari RSAB Harapan Kita, Anna Tjandrayani, SpA(K), mengungkap, setidaknya ada 5 nutrisi utama yang wajib agar tumbuh kembang si Kecil menjadi optimal.

1. Kalsium

Selain memiliki peran penting dalam pertumbuhan tulang si Kecil, kalsium juga berfungsi untuk mengoptimalkan fungsi otot, saraf, dan bekerjanya hormon-hormon di tubuh. Kebutuhan kalsium anak menurut U.S Department of Agriculture (USDA), jumlah kalsium harian untuk pertumbuhan optimal anak adalah 500mg - 1300 mg tergantung umur dan berat badan anak. Selain dari makanan kalsium bisa didapatkan dari susu pertumbuhan seperti Dancow.

2. DHA

Menurut dokter anak Scott Cohen, DHA untuk perkembangan otak si Kecil merupakan faktor penting. Otak si kecil yang berusia tiga tahun pertama berkembang kecerdasannya sangat pesat, sementara DHA bisa membantunya. Bahkan DHA dapat membantu mengatasi alergi dan pilek, serta membantu tidur anak Anda lebih baik. DHA sebagai sumber makanan diperoleh dari telur, ikan, dan susu.

Baca Juga : 5 Fakta Nutrisi yang Perlu Diketahui

3. Protein

Sesuai asal katanya yang diambil dari kata bahasa Yunani yaitu "protos" yang artinya "sangat penting. Oleh karena itu, protein juga merupakan nutrisi yang sangat penting dan bermanfaat dalam membantu perkembangan dan pertumbuhan agar anak tetap aktif.

Protein sebagai nutrisi serbaguna bagi anak, dapat membantu kontraksi otot, proses penggumpalan darah, proses pengelihatan, perlawanan terhadap infeksi, dan paling penting pembentukan struktur tulang gigi dan rambut. Menurut Medline Plus, Institute of Medicine, kekurangan protein dapat berakibat anak menderita kekurangan nutrisi atau kwashiorkor. Kebutuhan protein harian anak adalah 13-52 gram tergantung umurnya.

4.Magnesium

Jangan lupa untuk memperhatikan asupan magnesium pada anak. Menurut Carolyn Dean, MD, ND, medical director di Nutritional Magnesium Association, magnesium bermanfaat untuk menyokong otot dan saraf pada tulang. Tak hanya itu, asupan magnesium juga membantu anak untuk berkonsentrasi lebih baik, meningkatkan kualitas tidur dan mood anak. Sedangkan kekurangan magnesium dapat membuat anak menjadi hiperaktif. Kebutuhan magnesium harian anak adalah di atas 100mg.

5. Zat Besi

Menurut Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, kasus yang sering terjadi pada anak adalah kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi ini berbahaya, karena bisa menyebabkan anemia. Anemia dapat menyebabkan perkembangan motorik dan kognitif anak menjadi terhambat.

Zat besi bisa Anda dapatkan lewat makanan seperti daging merah, unggas serta ikan. Pilihan lainnya, Anda juga bisa memberikan sereal yang terbuat dari gandum utuh sebagai sumber zat besi alternatif.

Walau 5 nutrisi di atas esensial bagi pertumbuhan si Kecil, tapi bukan berarti ibu melupakan zat lainnya ya. Pastikan si kecil mendapatkan gizi lengkap dan seimbang setiap harinya!

Share artikel ini:

Artikel Terkait