@shutterstock

Penggunaan Tisu Basah Buat Si Kecil, Baikkah?

Tren penggunaan tisu di masa kini tidak hanya terjadi di kalangan orang dewasa. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan tisu yang semakin besar, beberapa perusahaan sampai mengeluarkan tisu khusus anak-anak. Tisu memang sudah menjadi pengganti lap dan sapu tangan yang lebih dulu populer. Bentuknya yang simpel dan mudah dibawa ke mana-mana menjadi salah satu faktor kenapa banyak orang memilihnya.

Tidak seperti sapu tangan maupun lap yang perlu dicuci kembali setelah digunakan, tisu cukup digunakan sekali pakai dan langsung dibuang sesudahnya. Kepraktisan inilah yang membuat beberapa orang beralih menggunakan tisu. Bukan hanya tisu kering, kini juga tersedia tisu basah sebagai pengganti cuci tangan yang lebih praktis. Bahkan, sebagian orang tua lebih memilih menggunakan tisu basah untuk mengusap bagian mulut si kecil sesudah makan maupun alat kelaminnya setelah buang air.

Sekilas fungsi tisu memang sangat memudahkan segala aktivitas, tapi penggunaan tisu, khususnya tisu basah, dalam jangka panjang ternyata menimbulkan dampak yang kurang baik untuk kesehatan kulit anak-anak. Penelitian yang pernah dilakukan di Inggris pada tahun 2014 membuktikan penggunaan tisu basah bisa menyebabkan beragam reaksi pada kulit, seperti reaksi alergi.

Laporan yang dilansir dalam harian ternama, the Daily Mail ini, menjelaskan tisu basah mengandung beragam bahan pengawet methylisothiazolinone (MI) yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan kulit. Sementara itu, profesor kesehatan kulit anak dari University of Connecticut School of Medicine, Dr. Mary Wu Chang, menambahkan kulit anak-anak cenderung lebih tipis dan sensitif. Bila terkena zat berbahaya akan langsung menunjukkan reaksi seperti alergi, pembangkakan, melepuh hingga efek semacam retak kecil berwarna merah yang ada di mulut, pipi, tangan hingga bagian pantat.

Dr. Carla Davis, direktur program alergi dari Rumah Sakit Anak di Texas, menyebutkan jika anak-anak sudah menunjukkan reaksi MI, segera hentikan penggunaan tisu basah. Gantilah dengan membersihkan bagian tubuh yang kotor dengan air besih dan keringkan dengan tisu kering sementara waktu. Bila masih menunjukkan reaksi alergi, hindari penggunaan tisu total dan beralihlah ke lap kain yang bersih. Bawalah si kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Share artikel ini:

Artikel Terkait