Peran Asam Amino Bagi Tumbuh Kembang Anak

Hingga saat ini, makanan menjadi sumber utama kebutuhan gizi dalam tubuh. Tubuh memang tidak bisa menghasilkan zat gizi sendiri, sehingga sangat bergantung suplai gizi yang cukup dari luar, seperti asupan harian. Adapun zat gizi ini sendiri banyak ragam dan jenisnya. Yang paling umum adalah zat gizi makro, karbohidrat, lemak dan protein. Ada pula zat gizi mikro, seperti vitamin dan mineral. Semua sumber gizi ini sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mendapatkan gizi yang ideal.

Selain gizi-gizi tersebut, ada lagi asam amino yang merupakan bentuk sederhana dari protein. Zat ini tak hanya penting untuk dikonsumsi, tetapi lebih jauh asam amino berkontribusi dalam proses tumbuh kembang anak. Menurut Dr. Handrawan Nadesul, salah satu kontributor Nestle, asam amino dapat berperan untuk mendukung kecakapan, kecerdasan, kemampuan otak saat bekerja dan juga manfaat lain bagi tubuh.

Protein memang memiliki peran yang vital dalam menunjang perkembangan otak anak. Dalam prosesnya, protein akan diuraikan menjadi zat yang lebih sedehana yang dikenal asam amino ini. Maka tak heran, jika sumber asam amino ternyata ada kesamaan dengan sumber protein, baik protein hewani dan nabati yang berasal dari tumbuhan. Lengkap tidaknya suatu kandungan protein suatu makanan juga akan ditentukan seberapa banyak ragam asam amino yang ada di dalamnya.

Asam amino sendiri memiliki banyak macamnya. Masing-masing dari asam amino tersebut memiliki peran tersendiri, khususnya dalam menunjang perkembangan otak anak. Sebut saja, Triptofan yang berfungsi sebagai bahan baku neurotransmitter atau penghubung antara sel otak jenis serotonin. Ada pula glisin yang memiliki peran dalam pembentukan sel darah merah lebih optimal. Dan, masih banyak lagi jenis asam amino dan perannya bagi otak.

Mengingat perannya yang begitu penting bagi tubuh dan juga perkembangan otak, maka sebaiknya Anda memberikan sumber protein yang cukup bagi anak setiap hari. Anda bisa mendapatkannya dari daging, ikan, unggas seperti ayam, telur dan juga susu. Sementara, sumber protein sekaligus asma amino yang banyak dari tanaman adalah kedelai, kacang hijau, gandum serta ragam kacang dan biji-bijian yang lain. Sajikan dengan sajian yang lezat dan mudah dicerna oleh si kecil. Dengan begitu, pertumbuhan anak bisa maksimal setiap detiknya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait