Probiotik Membantu Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh si Kecil

Pengasuh rubrik yang terhormat,

Saya ibu dari anak Sisi yang kini berusia empat tahun. Sering saya lihat, ia senang bermain air hujan, tidak suka memakai alas kaki, dan kadang suka bermain tanah di halaman rumah. Saya khawatir terhadap kemungkinan terikutnya bakteri/virus masuk bersama makanan ke dalam pencernaannya. Mungkinkah anak seusia Sisi ini dapat membentengi daya tahan tubuhnya sendiri? Dengan cara apakah? Terimakasih. Ny. Vicky – Manado.

Ibu Vicky yang terhormat,

Kebersihan adalah pangkal kesehatan, maka sebaiknya tidak bosan-bosan mengajarkan si kecil untuk hidup bersih, termasuk mencuci tangan dan kaki sehabis bermain.

Untung saja, setiap tubuh manusia mempunyai sistem kekebalan (imunitas) yang dapat melindungi dirinya dari serangan bakteri/virus jahat. Kekebalan tubuh adalah suatu sistem dalam sel, atau jaringan yang berperan untuk melindungi diri terhadap pengaruh infeksi dari luar.

Bagaimana dengan tubuh si kecil? Adakah ia memiliki sistem kekebalan tubuh? Pada prinsipnya, tubuh mempunyai dua jenis sistem kekebalan, yaitu kekebalan tubuh spesifik dan kekebalan tubuh alamiah (bawaan).

Contoh kekebalan spesifik antara lain kekebalan yang diberikan ibu kepada bayinya melalui plasenta, atau anak yang mendapat vaksinasi/imunisasi. Kekebalan ini bersifat terbatas waktunya misal kekebalan terhadap campak hanya dapat bertahan sampai 10 bulan setelah bayi lahir. Oleh karena itu anak harus diberi imunisasi campak sebelum usia 10 bulan.

Kekebalan alamiah merupakan sistem kekebalan terdepan yang ditujukan untuk menangkal masuknya segala macam zat asing dari luar yang dapat menyebabkan si kecil sakit, misalnya berbagai bakteri, virus, parasit, atau zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Disebut alamiah karena telah ada dan siap berfungsi sejak lahir.

Contoh kekebalan alamiah misalnya: pertahanan fisik (kulit, selaput lendir), pertahan proses kimiawi (enzim, keasaman lambung), pertahanan mekanis (gerakan usus, rambut getar selaput lendir), pertahanan biologis (mikrobiota normal seperti pada kulit dan saluran cerna). Sistem kekebalan spesifik dan alamiah berinteraksi dalam menghadapi infeksi.

Sistem kekebalan saluran cerna si kecil
Di dalam saluran pencernaan si Kecil terdapat banyak sistem kekebalan seperti makrofag dan limfosit yang berperan pada sistem kekebalan tubuh. Limfosit diproduksi oleh organ limfoid pada dinding saluran cerna.

Permukaan saluran cerna ini sangat luas dan juga dihuni oleh banyak mikrobiota yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh si Kecil. Mikrobiota yang baik berkompetisi terhadap bakteri yang jahat serta mencegah koloninya. Mikrobiota ini juga menstimuli jaringan limfoid pada saluran cerna untuk memproduksi barisan zat kekebalan/antibodi yang bekerja untuk menangkal penyakit secara spesifik.

Sekitar 100 trilyun bakteri hidup berada di saluran cerna, lebih dari 90% berada di usus besar. Jadi, keberadaan mikrobiota yang baik di dalam saluran cerna berguna untuk menangkal berbagai penyakit yang akan berkembang pada tubuh si Kecil. Untuk menjaga kesehatan si Kecil, keberadaan probiotik yang merupakan mikrobiota baik di dalam saluran cerna ini sangat diperlukan oleh tubuh.

Tips Menjaga Daya Tahan si Kecil

  1. Memberikan asupan nutrisi tepat dan seimbang
  2. Memberikan makanan dan minuman yang mengandung Prebiotik dan Probiotik untuk menjaga daya tahan tubuh
  3. Tanamkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan termasuk mencuci tangan
  4. Beraktifitas
  5. Istirahat yang cukup

PT Nestlé Indonesia bekerjasama dengan GRAMS 2007

Share artikel ini:

Artikel Terkait