Protein Pada Label Nutrisi, Ada Maknanya Lho

Setiap bagian label nutrisi memang selalu menarik untuk dibicarakan. Tidak hanya sebatas untuk mengetahui kandungan gizi setiap makanan atau minuman. Label nutrisi juga bisa membantu Anda menemukan jenis makanan yang menyehatkan maupun tidak. Berbicara tentang nutrisi, label yang ada di balik kemasan ini juga sering mencantumkan protein.

Dikenal sebagai salah satu sumber zat gizi yang penting, protein memang diperlukan oleh tubuh setiap hari. Sumber protein banyak ditemukan baik dari hewan maupun tumbuhan. Protein hewani atau yang bersumber dari hewan dapat mencakup daging, ikan, telur, ayam atau unggas lain serta susu sapi dan domba. Sementara sumber protein nabati atau yang bersumber dari tanaman banyak ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, kedelai dan juga susu kedelai.

Makanan tersebut biasanya dimanfaatkan sebagai bahan baku suatu makanan kemasan. Maka tidak heran jika dalam setiap label nutrisi memiliki kandungan protein. Meski masing-masing makanan memiliki kadar yang berbeda-beda, tetapi protein menjadi sumber nutrisi yang harus selalu ada. Hal ini, didasarkan dengan peran penting protein sebagai sumber energi penunjang rutinitas sehari-hari. Demikian yang disampaikan oleh Shereen Lehman, MS, Pakar Nutrisi Amerika.

Tidak seperti gula yang tergabung dalam karbohidrat, protein tertulis tunggal tanpa pembagian sumber zat gizi lain dalam label nutrisi. Di dalamnya, protein disajikan dalam takaran gram. Yang paling banyak tertulis dalam label nutrisi, protein sebesar 3 gram. Tentunya jumlah ini akan bergantung dengan jenis makanan yang ada dalam kemasan. Bila Anda memilih daging, yogurt, susu atau telur, pastinya akan memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, dibandingkan dengan keripik kentang.

Oleh karena makanan kemasan umumnya berupa olahan, maka protein yang terkandung di dalamnya juga sudah tidak murni lagi. Sebab, makanan kemasan terbuat dari beberapa macam bahan dengan kandungan gizi yang berbeda. Sehingga, sangat wajar jika kandungan gizinya tidak bisa sebesar makanan alami, seperti daging sapi, ikan, ayam, buah maupun sayuran. Sebaliknya, makanan kemasan memiliki paket kalori yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot-repot mengalkulasikannya sendiri, karena sudah tercantum dalam label nutrisi.

Share artikel ini:

Artikel Terkait