©shutterstock

Rajin Makan Buah dan Sayur, Aset Tumbuh Kembang Anak

Untuk menunjang tumbuh kembangnya, si Kecil membutuhkan banyak nutrisi yang didapatkan dari buah dan sayur. Sayangnya, hanya 22% dari balita dan anak prasekolah, serta 16% anak berusia 6-11 tahun yang dapat memenuhi rekomendasi 5 atau lebih porsi sayur dan buah, menurut penelitian di Ohio State University.

Dalam upaya mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal, konsumsi buah dan sayuran sangat diperlukan. Minimal dalam sehari ada sekitar 100 gram buah dan sayur yang disajikan kepada si Kecil. Apa saja ya keuntungannya bagi tubuh anak? Simak penjelasannya berikut ini ya.

Peningkatan Gizi

Tubuh anak-anak memerlukan banyak vitamin, mineral, dan senyawa lain dari buah dan sayur untuk menjaga kesehatan tubuh. Menurut situs kesehatan Amerika, Healthy Children, masukkan satu sayuran berdaun hijau atau sayuran kuning untuk vitamin A seperti wortel atau bayam untuk kesehatan mata, dan sertakan 1 buah atau sayuran yang kaya vitamin C, misalnya jeruk atau brokoli untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Sediakan berbagai nutrisi untuk membantu menjaga kesehatannya dengan memberikan buah-buahan dan sayur-sayuran beraneka warna.

Menurunkan Risiko Obesitas

Menurut U.S. Department of Health and Human Services, 16% anak berusia 6-19 tahun menderita kelebihan berat badan dan berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, hipertensi, gangguan pernafasan, dan depresi. Dorong si Kecil untuk lebih banyak memakan buah dan sayur daripada kudapan tinggi gula atau makanan cepat saji yang sarat lemak, untuk membantu menghindari obesitas. Situs kesehatan Amerika, Healthy Children menyarankan untuk menyisipkan buah atau sayuran setiap jam makan tiba, misalnya tambahkan buah dalam serealnya, salad untuk makan siang, dan sayuran untuk makan malam.

Kesehatan Saluran Pencernaan

Buah-buahan dan sayur-sayuran yang tinggi serat dapat membantu fungsi pencernaan. Menurut American Academy of Pediatrics, serat tinggi memicu gerakan usus secara teratur sehingga mengurangi seperti sembelit. Cegah gangguan pencernaan ini pada anak-anak dengan memasukkan lebih banyak apricot, plum, kacang-kacangan, dan brokoli ke dalam menu hariannya.

Performa dalam Sekolah Lebih Baik

Menurut penelitian yang diterbitkan pada April 2008 di Journal of Health School, anak-anak yang memakan banyak buah-buahan dan sayur-sayuran melalui tes akademik dengan lebih baik ketimbang yang tidak memakannya. Untuk meningkatkan konsumsinya, libatkan si Kecil dalam mempersiapkan menu sehari-hari, mulai dari berbelanja, mencuci, hingga meletakkannya dalam piring.

Penuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari dengan menyajikan buah dan sayur dalam menu hariannya ya, Bunda.

Share artikel ini:

Artikel Terkait