@shutterstock

Tambahkan Krim Saat Afternoon Tea Bersama Si Kecil

Teh memiliki banyak penggemar dari berbagi kalangan. Rasanya yang sederhana dan nilai gizi yang tinggi membuat penggemarnya tidak berhenti bereksperimen dengan minuman ini. Bahkan, kebiasaan meminum teh ini menjadi tradisi di beberapa negara, lho.

Teh memiliki kandungan kalori yang rendah, sehingga mengonsumsi teh ketika diet sangat dianjurkan. Sebuah pertanyaan muncul, apakah menambahkan pemanis seperti gula, krim dan susu bisa membuat nutrisi dalam teh berkurang? Menambahkan gula atau madu akan meningkatkan kandungan kalori dalam teh. Satu gram gula memilik kalori sebesar 4 persen. American Heart Association menyarankan Anda agar mengurangi konsumsi gula harian hingga 4 sampai 6 sendok teh per harinya. Tingginya konsumsi gula akan membuat berat badan bertambah dan rentan mengalami obesitas.

Banyak jenis teh yang beredar di pasaran, mulai dari teh melati, teh hijau ataupun teh hitam. Teh hijau dan teh hitam kaya akan polifenol dan flavonoid yang merupakan antioksidan alami untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Setiap cangkir teh dengan takaran 8 ons teh hijau mengandung sekitar 50 sampai 150 gram polifenol, sedangkan teh hitam memiliki kandungan polifenol yang lebih sedikit. Polifenol dalam teh hitam memiliki tingkat konsentrasi lebih tinggi daripada polifenol dalam teh hijau karena berasal dari theaflavin yang terkandung dalam teh hitam.

Bersantai sambil minum teh akan membuat pikiran kembali segar dan tubuh terasa hangat. Meminum teh bersama si kecil dan keluarga atau orang-orang terdekat akan memberikan suasana yang menyenangkan dan menambah keakraban. Tambahkan krim atau susu untuk secangkir teh hangat Anda agar rasa yang diberikan lebih bervariasi. Memang, menambahkan krim atau susu ke dalam teh akan meningkatkan jumlah kalori yang ada pada teh.

Tapi jangan khawatir, para peneliti di Jerman mengungkapkan bahwa, menambahkan susu atau krim dalam teh bisa menghentikan pelebaran pembuluh darah dan meningkatkan antioksidan. Studi ini telah dibuktikan oleh tim ilmuan dari University of Berlin Charite Hospital. Mereka melihat pelebaran pembuluh darah terjadi kepada mereka yang meminum teh tanpa susu secara terus-menerus. Namun pelebaran ini terhenti ketika mencampurkan susu ke dalam teh. Itulah sebabnya, mengapa orang Inggris tidak memiliki masalah jantung, karena mereka sangat sering mengonsumsi teh dengan susu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait