@shutterstock

Tanda Si Kecil Terserang Flu

Di Indonesia Januari tidak hanya identik dengan tahun baru. Bulan yang ada di awal tahun ini juga sebagai penanda puncak musim hujan. Walau perubahan cuaca bisa berubah setiap waktu, pengalaman yang terjadi setiap tahunnya menunjukkan pada bulan ini intensitas curah air hujan cukup tinggi. Ada musim hujan ada pula flu. Saat musim hujan tiba, banyak sekali virus pembawa penyakit yang beterbangan dan menginfeksi. Flu merupakan yang paling lazim ditemukan.

Maka dari itu kenali tanda flu pada anak-anak berikut ini sebelum terlanjur parah.

Demam
Tanda flu yang pertama dapat ditunjukkan dari munculnya demam yang terjadi secara tiba-tiba. Si kecil mendadak lesu dan merasa kedinginan. American Academy of Pediatrics menyebutkan banyak hal yang bisa membuat anak demam, salah satunya karena flu yang disebabkan oleh infeksi awal virus influenza. Ukur suhu tubuh si kecil dengan menggunakan termometer, bila masih di bawah 37 derajat Celcius maka masih dikatakan wajar. Istirahatkan si kecil agar daya tahan tubuhnya berangsur membaik.

Suhu tubuh meningkat
Tanda lain yang bisa diketahui sebagai penyebab flu tak lain meningkatnya suhu tubuh si kecil. Respon kenaikan suhu tubuh ini tak selalu ditunjukkan dengan keceriaan anak yang tiba-tiba hilang akibat demam. Kadang ada anak yang masih ceria, namun baru Anda ketahui setelah menyentuhnya. Segera ukur suhu tubuh anak dengan menggunakan termometer oral maupun badan. Segera lakukan pertolongan pertama seperti mengompres jika memang suhu tubuhnya berada di atas 37 derajat Celcius. Begitulah yang disampaikan oleh Maria Hoven, praktisi kesehatan sekaligus ahli biologi molekuler dari University of Nevada.

Gejala pada tubuh
Lebih lanjut, Maria menjelaskan flu juga bisa ditunjukkan dari gejala yang muncul pada tubuh. Biasanya si kecil akan berkeringat dingin, menggigil, merasa lelah dan lesu. Segera berikan pakaian yang tebal dan selimut agar dia cepat berkeringat. Biarkan dia istirahat sampai kondisi tubuhnya kembali normal.

Tingkah laku
Anak-anak juga menunjukkan perubahan tingkah laku saat dirinya merasa kurang enak badan. Si kecil bisa mendadak rewel, marah atau mungkin menangis. Perubahan tingkah laku ini amat wajar terjadi. Selain karena rasa ketidaknyamanan yang dirasakan oleh si kecil, meningkatnya suhu tubuh turut mengganggu kinerja otak sehingga tidak bisa mengontrol emosi yang ke luar. Demikian yang disampaikan oleh Maria dalam penjelasannya di Live Strong.

Segera lakukan perawatan intensif bila mengetahui si kecil sudah menunjukkan tanda-tanda tersebut. Bawalah si kecil pergi ke dokter bilamana sudah mengeluhkan rasa sakit pada tubuhnya.

 

Share artikel ini:

Artikel Terkait