Tingkatkan Kesehatan Anak Lewat Pola Makan

Sudah tahu kan jika pola makan anak harus diatur sedini mungkin? Untuk menunjang proses tumbuh kembang anak, diperlukan asupan yang baik dan menyehatkan. Banyak manfaat yang akan diperoleh, bilamana pola makan si kecil dikontrol sejak dini. Salah satunya adalah kesehatan tubuh si kecil bisa terjaga. Menurut Sahabat Nestle, pola makan anak terdiri dari tiga kali makan utama (pagi, siang, malam) dan dua kali makanan selingan (snack).

Makanan selingan diberikan diantara dua waktu makan, tepatnya di antara waktu makan pagi dan makan siang serta di antara makan siang dan makan malam. Waktunya sekitar pukul 10.00 pagi dan 16.00 sore. Fungsi makanan selingan adalah sebagai pelengkap makan utama. Karenanya, makanan selingan harus bisa melengkapi asupan gizi dari menu utama.

Yang perlu diingat, porsi makanan selingan sekitar 60-100 gram. Dari sisi nutrisi, makanan kecil harus melengkapi kebutuhan gizi utama anak. Misalnya, protein sebagai zat pembangun, karbohidrat dan lemak sebagai sumber tenaga, vitamin dan mineral untuk menjaga kesehatan tubuh.

Selain itu, menu makan anak harus mengandung nutrisi yang seimbang, seperti zat tenaga, pembangun dan zat pengatur. Porsi yang diberikan untuk makanan selingan lebih baik tidak terlalu besar agar anak tidak terlalu kenyang yang pada akhirnya akan membuat anak malas beraktifitas.

Perhatikan juga variasi bahan dan bentuknya, supaya makanan yang Anda sajikan tidak monoton dan membosankan bagi si kecil. Bila camilan siangnya berupa makanan kecil seperti nugget tempe yang kaya protein, maka lengkapi snack sorenya dengan sop buah yang kaya vitamin dan antioksidan. Sajikan dengan plating yang menarik, agar buah hati Anda penuh semangat saat melahapnya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait