Yuk, Tingkatkan Kemampuan Berpikir Anak di Tahun Baru

Orang tua mana sih yang tak ingin anaknya tumbuh cerdas? Sekolah, kursus hingga mengajari si kecil secara otodidak di rumah semata-mata memiliki tujuan agar bisa tumbuh menjadi anak yang pintar. Kemampuan berpikir anak akan berkembang seiring dengan proses tumbuh kembangnya. Meskipun begitu, peningkatan kemampuan berpikir ini tidak langsung meningkat secara spontan. Perlu asupan pendukung yang bisa menutrisi otaknya, hingga akhirnya bisa terus berkembang.

Salmon
Asupan pertama yang dapat menutrisi otak si kecil adalah salmon. John Cunha, DO, FACOEP, ahli kesehatan dari Medicine Net, menyebut ikan ini banyak mengandung omega-3 yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan fungsi otak. Banyak mengonsumsi asam lemak omega-3 dapat mempermudah proses perkembangan otak anak.

Telur
Makanan sehat lain yang tak kalah bermanfaat untuk menutrisi otak adalah telur. John Cunha mengatakan telur merupakan sumber protein terbesar. Kuning telurnya secara khusus mengandung kolin yang dapat membantu membangun memori pada otak.

Selai kacang
Selain telur rebus, selai kacang paling sering disajikan bersama roti gandum saat sarapan. Kabar baiknya, John Cunha mengungkapkan selai kacang banyak mengandung vitamin E yang dapat melindungi jaringan saraf pada otak. Tak hanya itu, selai kacang juga mengandung tiamin, sejenis zat yang memiliki peran yang bagus untuk mendukung kinerja otak.

Roti gandum
Tampaknya selai kacang dan roti gandum memang duo makanan sehat yang tak boleh dipisahkan. Pasalnya, bukan hanya selai kacang yang dapat menyumbangkan nutrisi untuk kesehatan otak, roti gandum juga memberikan kontribusi yang sama. Menurut John Cunha, selain serat yang bermanfaat untuk pencernaan dan memaksimalkan penyerapan gizi, roti gandum juga banyak mengandung vitamin B yang sama baiknya menjaga kesehatan otak.

Sajikan makanan-makanan lezat ini dalam menu harian si kecil. Keluarkan kreasi memasak terbaik Anda agar hidangan yang disajikan untuk si kecil tampak lebih istimewa. Tak lupa bantu si kecil lebih giat belajar agar proses berpikirnya terus mengalami perkembangan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait