©shutterstock

Tips Aman Melakukan USG

Untuk ibu hamil, pemeriksaan yang dilakukan setiap bulan biasanya dibarengi dengan USG atau Ultrasonography, yaitu tes yang menggunakan gelombang suara untuk menciptakan gambaran tentang bagaimana bayi berkembang di dalam rahim. MedlinePlus, situs milik National Institutes of Health yang membawa informasi tentang penyakit dan isu-isu kesehatan, juga menekankan pentingnya USG untuk memeriksa organ panggul perempuan selama hamil.

Nah, agar pemeriksaan berjalan dengan lancar, perhatikan tips-tips berikut ini ya Bunda.

Persiapan Menjelang USG

USG harus dilakukan di rumah sakit atau pusat kesehatan oleh dokter atau teknisi terlatih. Situs FamilyDoctor, yang dioperasikan oleh American Academy of Family Physicians, ini menyarankan untuk menjaga kandung kemih penuh sebelum dan selama USG, dengan meminum 2-3 gelas cairan sejam sebelum pemeriksaan, agar mendapatkan gambar USG terbaik. Dokter akan meminta untuk berbaring telentang di tempat pemeriksaan, dan akan menyebarkan gel bening berbasis air ke perut dan panggul, untuk memudahkan pengiriman gelombang suara. Gelombang inilah yang memantul dari struktur tubuh bayi yang sedang berkembang, menciptakan gambar pada mesin USG.

Waktu Tepat Melakukan USG

USG dapat dilakukan untuk menentukan apakah ada masalah dengan kehamilan dan mengukur umur kehamilan. Situs MedlinePlus menyarankan untuk membicarakannya dengan dokter untuk menentukan jadwal pemeriksaan yang paling tepat. Biasanya USG yang dilakukan selama 12 minggu pertama kehamilan ditujukan untuk mengetahui kehamilan yang normal, mengetahui adanya janin kembar, menentukan usia janin, menemukan potensi adanya gangguan kehamilan pada plasenta, cairan ketuban, dan panggul, serta menentukan tingkat denyut jantung bayi. Pada trimester kedua dan ketiga, digunakan untuk menentukan tumbuh kembang, posisi bayi, dan jenis kelamin bayi, serta mengidentifikasi adanya masalah selama proses perkembangannya.

Risiko Melakukan USG

Banyak ibu hamil yang melewatkan pemeriksaan USG karena menganggapnya berbahaya bagi janin dan menyebabkan cacat saat lahir. Situs FamilyDoctor menekankan pengujian USG yang telah dilakukan selama bertahun-tahun dan tidak menemukan adanya risiko pada bayi. Yang perlu diingat adalah mendapatkan USG di tempat dan tangan yang tepat, agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan bisnis.

Semoga hal-hal di atas dapat menambah pengetahuan tentang pentingnya manfaat USG dalam pemeriksaan kehamilan ya, Bu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait