Agar Ibu Tetap Fit Saat Liburan

Bagi ibu pekerja, dan ibu karir, kesibukan selama masa liburan akan berbeda dengan hari-hari biasa. Sedang buat ibu yang sibuk setiap hari di rumah melakukan pekerjaan domestik, masa liburan mungkin dihadapi secara berbeda pula. Mungkin lebih berat dari biasa atau bisa jadi bukan masalah. Ibu tetap fit selama liburan dianggap penting. Karena kunci terselenggaranya liburan yang berkesan dalam keluarga sebagian besar ada di tangan ibu.

BERBEDA dengan ibu yang setiap hari sibuk melakukan pekerjaan rumah tangga, ibu karir yang sibuk di kantor, bisa bermasalah selama liburan tiba. Mengatur, dan mengerjakan sendiri urusan rumah bisa bermasalah. Yang biasanya tidak masak, jadi harus masak sendiri, misalnya. Ini sudah ekstra pengeluaran kalori tersendiri.

Beban pekerjaan fisik yang bertambah untuk pekerjaan domestik, bisa saja mengganggu keseimbangan kalori, dan cairan tubuh. Kebutuhan tubuh akan kalori melebihi hari-hari biasanya, dan pemakaian otot pun bertambah. Karena tidak biasa, mungkin badan akan merasa pegal linu dan selama hari-hari liburan, aktivitas di rumah bertambah. Itulah saat para ibu menyadari bahwa pekerjaan domestik yang setiap hari harus dihadapi cukup berat untuk dikerjakan. Saat itu pula kita menyadari betapa besar peran pembantu rumah tangga bagi kita, dan baru terasa ketika mereka tak ada.

Berisiko jatuh sakit
Bagi ibu yang tidak terbiasa bekerja di rumah, berubahnya kondisi, dan beban bekerja di rumah, bisa berisiko membuat mereka jatuh sakit. Paling kurang badan jadi nyeri, pegal, dan linu waktu malam hari. Apalagi kalau sebelum-sebelumya jarang bergerak badannya. Melakukan pekerjaan menyapu, menyetrika, atau menyiapkan makanan anak-anak makan, memerlukan banyak tenaga tambahan juga.

Maka penting bagi ibu untuk membaca isyarat tubuh. Apabila ibu sudah mulai merasakan tidak enak di badan saat liburan di rumah, kemungkinan ada yang tidak beres dengan badan. Segeralah beristirahat.

Ibu yang biasa bekerja di rumah pun bisa mengalami hal yang sama bila bobot kerja selama liburan melebihi hari biasanya. Jika ada pekerjaan esktra yang harus dikerjakan. Bikin panganan buat camilan, memasak menu khusus untuk bekal piknik, misalnya.

Termasuk selama melakukan kegiatan liburan di luar rumah, perjalanan jauh, dan menyediakan makanan minuman selama di perjalanan, hotel, atau vila, ini bisa menjadi kesibukan tersendiri.

Jangan sibuk sendiri
Sering kita dengar, ibu sebaiknya tidak menyibukkan diri selama masa liburan. Delegasikan kesibukan harian, maupun kesibukan ekstra kepada pembantu, jika memang memungkinkan. Masa liburan bagi anak-anak, dan suami, juga mengharap kehadiran ibu lebih banyak. Bukan berkutat di dapur, di kamar cuci, atau di ruang setrika. Ibu dituntut ikut bergabung bersama.

Bagi ibu pekerja, dan karir yang jarang atau hampir tak pernah beraktivitas fisik, mungkin perlu menambah ekstra bergerak badan. Paling sederhana memilih berjalan kaki pagi hari kurang lebih selama 45 menit. Sambil menguatkan tulang, dan mendapat paparan cahaya matahari juga selama berjalan di luar rumah.

Jika tidak melakukan perjalanan, mungkin sempatkan tidur siang juga. Apabila sebelumnya terpaksa harus melakukan diet, selama liburan umumnya kebutuhan kalori tubuh bertambah. Tetap berdiet akan mengurangi kalori yang ujungnya bisa melemahkan tubuh. Kondisi lemah itu yang memancing penyakit datang.

Selama di perjalanan, apakah sedang di hotel, vila, atau di rumah kerabat, jangan pula menyibukkan dengan memasak apa-apa sendiri. Pilih membeli menu jadi yang praktis dibawa, dan menunya menyehatkan.

Bahaya melakukan pekerjaan domestik
Buat ibu yang tidak terbiasa melakukan pekerjaan domestik, seperti menyapu, mengepel dan memasak perlu lebih waspada. Bukan soal hasilnya tidak beres, melainkan bahaya terjatuh, terpeleset, terkilir, selain bikin badan jadi sakit semua. Bukan sedikit ibu yang jatuh sakit saat liburan.

Bagi ibu yang menyadari kalau dirinya kekurangan darah anemia, perlu ekstra pil penambah darah, jika kadar Hb di bawah 12, sebaiknya jauh hari sebelum liburan tiba, sudah mengonsumsi pil penambah darah, atau perlu pil lain jika jenis anemianya bukan karena kekurangan zat besi.

Jika selera makan terbatas, dan bukan vegetarian ada baiknya mengonsumsi ekstra multivitamin juga. Keluhan lesu, letih, lemah yang dialami ketika melakukan pekerjaan ekstra, kemungkin tubuh sedang kekurangan suatu vitamin atau mineral. Maka jadwal makan jangan sampai terganggu, atau berkurang. Tetap perlu sarapan, makan siang, dan makan malam patuh pada jadwalnya. ***

Share artikel ini:

Artikel Terkait