vote

Akurasi Kalender Masa Subur

Metode kalender masa subur tergolong metode yang paling mudah untuk dilakukan oleh Ibu agar mengetahui masa subur. Walaupun tergolong mudah, Ibu tetap harus memperhatikan bagaimana tingkat akurasi kalender ini dalam perhitungan masa subur.

  • Rate Artikel ini

Ibu yang sedang mendambakan kehadiran buah hati pastinya mempertimbangkan beberapa faktor yang akan meningkatkan peluang kehamilan. Peluang tersebut di antaranya adalah kondisi tubuh Ayah dan Ibu, pola makan yang sehat, serta masa subur.

Masa subur perlu diketahui karena pada setiap bulannya peluang bertemunya sel telur dan sperma sangat sedikit. Jika pada masa subur, sel telur tidak dapat dibuahi oleh sperma, maka Ibu harus sabar menanti masa subur pada bulan berikutnya.

Jika Ibu ingin mengetahui masa subur Ibu setiap bulannya, Ibu dapat menggunakan cara yang cukup sederhana seperti mengakses kalender masa subur. Kalender masa subur kini dapat Ibu akses dengan mudah melalui internet. Kalender tersebut akan membantu perhitungan masa subur Ibu cukup dengan memasukkan tanggal hari pertama menstruasi terakhir serta lamanya siklus haid Ibu.

Tertarik untuk menghitung sendiri masa subur? Ibu pastinya bisa melakukannya. Jika Ibu ingin memperkirakan masa terjadinya ovulasi, Ibu cukup menghitung 14 hari sebelum tanggal perkiraan haid Ibu pada bulan berikutnya. Sebagai contoh, berikut contoh perkiraan kalender masa subur jika siklus haid Ibu tergolong normal, yaitu 28 hari. Misalnya, hari pertama haid ibu jatuh pada tanggal 1 maka tanggal 28 merupakan tanggal perkiraan terjadinya haid berikutnya. Masa subur yang akan Ibu alami akan berlangsung pada hari terjadinya ovulasi serta lima hari sebelumnya. Oleh karena itu, perkiraan masa subur Ibu akan berlangsung pada tanggal 10 hingga 15.

Metode kalender masa subur tergolong metode yang paling mudah untuk dilakukan oleh Ibu agar mengetahui masa subur. Tetapi,  jika dilihat dari segi ketepatan, kalender masa subur tidak dapat digolongkan sebagai metode yang tingkat akurasinya tinggi karena hanya diukur berdasarkan rata-rata. Selain itu, kondisi tubuh ibu pun tidak selamanya bersifat stabil. Tentunya, ada masa-masa ketika siklus haid ibu tidak tergolong normal akibat beberapa faktor, seperti stress. Kalender masa subur ini dapat digunakan sebagai alat bantu perkiraan yang baik sehingga Ibu dapat meningkatkan peluang kehamilan semaksimal mungkin.

Artikel Terkait

Terbaru