@shutterstock

Anda Sulit Turunkan Berat Badan? Mungkin Ini Alasannya

Memiliki berat badan ideal adalah idaman hampir keseluruhan wanita di dunia. Berbagai cara mereka upayakan untuk membuat berat badan turun. Bahkan, beberapa di antaranya sudah melakukan olahraga dengan keras serta mengontrol pola makan secara ketat. Namun apa yang terjadi? Seolah tak melakukan upaya tersebut, berat badan tetap saja masih sama.

Jika mengalami hal semacam itu, bisa jadi ada yang salah dengan tubuh. Meredith Crilly, nutrisonis Amerika menjabarkan beberapa penyebabnya sebagai berikut.

Sindrom Ovarium Polikistik
Masalah ketidakseimbangan hormon membuat produksi hormon Androgen yang ada dalam ovarium terproduksi lebih banyak. Akibatnya, tingkat kesuburan menjadi lebih tinggi dan berat badan cenderung lebih besar.  Meredith Crilly menyatakan kondisi ini dapat terjadi pada 10 dari 20 wanita yang berada dalam usia subur. Cobalah untuk memeriksakan diri ke dokter agar lebih jelas tentang diagnosis penyakitnya.

Tingkat tiroid rendah
Menurut  Meredith Crilly, kelenjar tiroid terletak di daerah leher. Hormon ini memiliki tanggung jawab untuk mengontrol metabolisme. Ketika hormon ini berhenti diproduksi tubuh akan mudah lelah, merasa dingin dan mengalami penambahan berat badan lebih cepat. Pada wanita, risiko kekurangan tiroid terjadi usai melahirkan. Itulah yang menjadi alasan wanita akan mengalami penambahan berat badan ekstra cepat usai melahirkan. Bila tidak, produksi hormon tiroid yang mengalami perlambatan. Anda bisa cek darah ke dokter untuk mengetahuinya.

Kurang tidur
American Journal of Epidemiology menyebutkan wanita yang memiliki jam tidur lebih sedikit atau kurang dari 8 jam, akan mengalami kenaikan berat badan lebih signifikan. Hal ini didasarkan hasil penelitian selama 16 tahun pada lebih 60 ribu wanita. Kurang tidur akan menurunkan kadar leptin, yaitu hormon yang mengontrol berat badan. Akibatnya, tubuh lebih sulit untuk menurunkan berat badan. Maka dari itu, jika menjalankan program gaya hidup sehat, masukkan tidur yang cukup ke dalamnya, di samping makan sehat dan olahraga teratur.

Penuaan
Faktor usia juga cukup mempengaruhi berat badan. Saat mamasuki masa menopause atau rentang usia 50 tahun, metabolisme akan mengalami perlambatan. Penurunan hormon metabolik ini akan membuat tubuh lebih sulit untuk menurunkan berat badan. Strategi yang bisa digunakan, yaitu menurunkan asupan kalori dan meningkatkan pola latihan 30 menit dalam seminggu. Saat menopause kebutuhan kalori wanita lebih sedikit, sehingga penurunan asupan tak sampai berpengaruh pada metabolisme tubuh. Demikian yang disampaikan oleh  Meredith Crilly.

Itulah beberapa alasan yang menyebabkan wanita sulit untuk menurunkan berat badan. Semoga berguna.

Share artikel ini:

Artikel Terkait