vote

Bagaimana Cara Kerja Kalkulator Masa Subur?

Kalkulator masa subur akan membantu Ibu untuk mengetahui tanggal-tanggal masa subur serta hari terjadinya ovulasi. Mari memaksimalkan fungsi kalkulator masa subur agar peluang kehamilan Ibu semakin tinggi!

  • Rate Artikel ini

Kalkulator masa subur akan membantu Ibu untuk mengetahui tanggal-tanggal masa subur serta hari terjadinya ovulasi. Untuk mengetahui tanggal-tanggal penting tersebut, Ibu cukup mengakses kalkulator masa subur di komputer ataupun ponsel pintar milik Ibu. Beberapa website yang memiliki fungsi kalkulator masa subur di antaranya adalah  http://www.babycenter.com/ovulation-calculator dan http://www.motherandbaby.co.uk/ovulation-calculator.

Setelah kalkulator masa subur berhasil dibuka, Ibu langsung dapat memasukkan tanggal ketika mengalami hari pertama haid yang terakhir. Selain itu, Ibu juga wajib memasukkan lama rata-rata siklus haid.

Umumnya, siklus haid atau jeda antara haid bulan lalu dengan bulan ini adalah sekitar 28hari. Ibu merasa takut karena siklus Ibu di atas atau di bawah rata-rata? Sebenarnya, pada tahap normal, ibu tidak perlu takut apabila siklusnya masih berkisar di antara 22-35 hari. Siklus yang berlangsung sekitar 22-35 hari masih berada dalam batas wajar.

Setelah berhasil dihitung, tanggal masa subur pun akan segera diketahui. Tanggal-tanggal masa subur jatuh pada masa sebelum dan sesudah ovulasi.

Sebagai catatan penting pada saat menggunakan kalkulator, masa subur tidak selalu terjadi pada setiap bulan. Mengapa demikian? Proses ovulasi dan juga pertumbuhan sel telur dapat diipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti penyakit diabetes mellitus dan juga stress.

Dengan mengetahui perkiraan tanggal masa subur serta hari terjadinya ovulasi, Ibu dapat mempersiapkan diri agar kehamilan dapat terjadi, misalnya dengan mengevaluasi kesehatan Ibu dan suami serta berkonsultasi lebih lanjut ke dokter kandungan.

Artikel Terkait

Terbaru