Cara Sehat Mengolah Daging Kambing

Sebentar lagi, umat muslim di Indonesia akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Nah, selain daging sapi, salah satu makanan yang populer selama hari besar ini adalah daging kambing yang disajikan dalam beragam cara, seperti sate, gulai, tongseng, dsb. Sedap sekali, bukan?

Tetapi waspadalah terhadap kolesterol yang terkandung dalam daging kambing, atau berbagai jenis daging dengan lemak tinggi lainnya.

Ibu sebaiknya mengetahui cara tepat mengolah daging kambing guna mengurangi terkena kolesterol atau darah tinggi. Mau tahu caranya?

Langkah-langkah mengurangi efek buruk daging kambing terhadap kesehatan sebenarnya dimulai sejak Ibu memilih daging kambing.

Pilihlah bagian daging kambing yang paling sedikit lemaknya, contohnya bagian punggung atau kaki. Ibu juga harus memilih daging yang masih segar, yang berwarna cerah dan berbau khas, serta teksturnya masih kenyal. Jangan lupa buang semua lemak yang masih ada pada daging sebelum mengolahnya.

Sekarang kita masuk ke pengolahan. Demi kesehatan, daging kambing sebaiknya dipanggang ketimbang digoreng atau digulai (supaya tidak ada tambahan minyak/lemak).

Jika Ibu tetap ingin memasak sop kambing, maka pastikan Ibu membuang kaldu daging kambing yang terdapat di air rebusan pertama – sebab kaldu rebusan pertama mengandung lemak tinggi.

Baca Juga :Mengontrol Kolesterol Dalam Tubuh
 

Batasi pula pemakaian minyak atau santan ketika menggulai, untuk mengurangi asupan lemak jahat (yang tidak bisa diurai dalam tubuh) yang menjadi sumber utama kolesterol.

Agar hasilnya makin maksimal, sajikan daging kambing yang telah dipilih dan diolah dengan cara di atas dengan menu makanan yang mengurangi kadar kolesterol seperti mentimun, belimbing, kacang-kacangan, apel, anggur, stroberi, jeruk, dan oatmeal.

Mentimun diketahui dapat membantu dapat menurunkan kadar lemak jahat dan kolesterol total, sementara belimbing mengandung pektin yang dapat mengikat kolesterol dan asam empedu yang ada dalam usus dan mengeluarkannya dari tubuh.

Belimbing juga mengandung kalium yang tinggi serta natrium yang rendah, sehingga baik bagi orang yang punya tekanan darah tinggi.

Selamat mencoba!

Share artikel ini:

Artikel Terkait