Kenali 5 Faktor Penyebab Kanker Payudara

Kanker menjadi salah satu penyakit dengan tingkat kematian cukup tinggi sesudah penyakit jantung. Hal ini menimbulkan ketakutan tersendiri bagi banyak orang yang kemudian menilai penyakit kanker sebagai penyakit yang mematikan. Nah, satu diantara jenis penyakit kanker yang menimbulkan keresahan adalah kanker payudara.

Sekitar 40 kasus kanker payudara terjadi pada setiap 100.000 penduduk di Indonesia, berdasarkan penelitian WHO tahun 2012 silam. Diperkirakan jumlah tersebut semakin meningkat hingga kini. Kanker payudara menjadi momok bagi wanita karena selain wanita menjadi korban paling banyak, gejala penyakit ini juga sering diabaikan. Oleh sebab itu, penting kiranya mengetahui beberapa hal yang diyakini sebagai penyebab kanker payudara antara lain adalah sebagai berikut.

Genetik

Faktor keturunan masih diragukan sebagai penyebab kanker payudara. Sebab, biasanya kanker payudara bukan terjadi karena keturunan melainkan karena mutasi gen tertentu. Oleh karenanya, penting mengetahui riwayat penyakit kanker payudara dari Ibu, nenek, atau kakak agar bisa diketahui seberapa besar peluang terkena kanker payudara tersebut.

Umur

Menurut buku Surgical Oncology, sekitar 80% kanker payudara diderita oleh para wanita yang berada di usia 50 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan kanker payudara juga bisa menyerang di usia yang lebih muda jika tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat.

 Radiasi

Bahaya radiasi tentunya sudah seringkali diulas dapat membahayakan kesehatan tubuh dan organ yang ada didalamnya. Bagi seseorang yang pernah mengalami terapi radiasi di bagian dada, terntunya akan lebih berisiko terkena kanker payudara. Dikutip dari buku Menaklukkan Kanker Serviks Dan Kanker Payudara Dengan 3 Terapi Alami oleh Dr. Lestari Handayani, dr. M. Medi (PH), Dra. Suharmiati, Apt Msi, dr. Atika Ayuningtyas, semakin muda usia seseorang terkena terapi radiasi, maka semakin tinggi risiko terkena kanker payudara.

Terapi Hormon

Resiko kanker payudara akan semakin meningkat ketika seorang wanita sering melakukan terapi hormon tertentu. Misalnya saja penggantian hormon estrogen, yang merupakan penyebab tertinggi dari munculnya kasus kanker payudara.

Konsumsi Alkohol

Kebiasaan mengonsumsi beralkohol juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Dikutip kembali dari buku Menaklukkan Kanker Serviks Dan Kanker Payudara Dengan 3 Terapi Alami oleh Dr. Lestari Handayani, dr. M. Medi (PH), Dra. Suharmiati, Apt Msi, dr. Atika Ayuningtyas Meminum minuman beralkohol sebanyak 30 gram atau lebih setiap hari memiliki risiko terkena kanker payudara lebih tinggi sebesar 40%.

Pengobatan kanker payudara yang dilakukan dengan cepat akan mengurangi risiko penyebaran sel kanker, terutama bila gejala diketahui sejak masih berada di stadium awal, seperti terlihat benjolan, atau perubahan bentuk payudara. Namun, alangkah baiknya lagi, Ibu menerapkan gaya hidup sehat dan rutin memeriksakan payudara, ya!

Share artikel ini:

Artikel Terkait