Membuat Daging Kambing Empuk dan Tidak Bau

Daging kambing memiliki cukup banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, antara lain sebagai sumber energi, protein, zat besi, serta meningkatkan sistem kekebalan. Daging kambing bahkan mengandung riboflavin, atau vitamin B12, yang berkhasiat bagi kesehatan mata.

Tetapi bagi sebagian orang, daging kambing merupakan menu yang mereka hindari karena baunya prengus (bau khas kambing). Padahal, ada kiat mengolah daging kambing agar empuk dan tidak bau, sehingga dapat dinikmati tanpa menimbulkan gangguan.

Seperti apa? Simak di bawah ini.

Baca Juga : Resep Nasi Biryani yang Lezat

1. Cuci daging kambing kemudian tiriskan/keringkan. Tumbuk kunyit, jahe, dan bawang putih hingga halus. Oleskan bumbu halus ini ke daging kambing yang telah dikeringkan. Diamkanlah selama 30-40 menit kemudian cuci kembali.

2. Haluskan kunyit, jahe, dan bawang putih dan rebuslah daging kambing selama 30 menit bersama campuran bumbu ini. Tambahkan kecap manis dan garam secukupnya selama merebus. Jika ingin daging lebih empuk, rebus sampai 60 menit.

Cara yang sama bisa diterapkan untuk jeroan. Rebuslah jeroan sampai keluar buih-buih putih. Ambil buih yang mengumpul di permukaan itu lalu buang sampai habis.

3. Sebelum memasak, bungkuslah daging kambing dengan daun pepaya dan buah nanas. Daun pepaya membantu membuat daging menjadi empuk setelah matang. Sementara itu, nanas berfungsi untuk menghilangkan bau prengus (bisa juga diganti perasan jeruk nipis atau jeruk limau).

4. Bumbu dapur atau rempah-rempah yang beraroma kuat juga dapat membantu menyamarkan bau prengus. Contohnya, kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan sejenisnya. Tidak hanya menghilangkan bau kambing, rempah-rempah itu juga dapat membuat rasa makanan menjadi lebih nikmat.

Baca Juga : Penurun Kolesterol Alami

Ada pula yang menyarankan untuk langsung mengolah daging kambing yang baru disembelih, tanpa mencucinya sama sekali. Bau prengus akan hilang dengan sendirinya ketika daging masak. Jika bulu-bulu kambing masih menempel halus dan tipis, cabuti pelan-pelan. Daging kambing siap olah tidak mengapa disimpan dulu di dalam kulkas sebelum dimasak, sepanjang tidak dicuci dengan air.

Meski demikian, jika Ibu mengalami penyakit tekanan darah tinggi, kolesterol, dan penyakit diabetes ada baiknya membatasi konsumsi daging kambing sesuai dengan porsinya. Jangan mengonsumsi terlalu berlebihan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait