Poin Utama Sebuah Label Nutrisi

Belanja bulanan terkadang menjadi sebuah agenda aktivitas rutin bersama keluarga yang menyenangkan. Anda memilih sayuran dan bahan makanan sehat, sementara Ayah dan si kecil senang melihat-lihat rak minuman dan makanan kemasan. Jika Anda perhatikan dengan seksama, setiap makanan atau minuman kemasan mencantumkan label nutrisi. Semakin sering mengamatinya, Anda akan mengerti bahwa label nutrisi ini ternyata memiliki beberapa poin yang selalu sama pada semua kemasan. Food and Drug Administration, Amerika membeberkan empat poin utama tersebut.

Saran penyajikan

Poin yang pertama adalah saran penyajian. Dalam label nutrisi, label ini akan selalu dicantumkan pada urutan pertama. Letak saran penyajian dalam label nutrisi mengindikasikan bahwa yang harus diperhatikan pertama kali dalam membeli sebuah produk kemasan adalalah saran penyajian. Dari sana, Anda akan paham berapa banyak asupan yang diperbolehkan dalam sehari, agar tak sampai berlebihan.

Kalori

Poin berikutnya, jumlah kalori dari setiap sajian. Kalori ideal dalam satu kali sajian adalah 100 kalori. Sementara, kalori sajian yang paling tinggi sebesar 400 kalori. Semakin tinggi jumlah kalori, maka semakin besar pula kandungan lemak dalam suatu makanan, sehingga perhatikan baik-baik kalori ini dalam setiap asupan yang Anda konsumsi.

Kandungan nutrisi

Di poin ketiga yang harus diperhatikan dalam label nutrisi adalah kandungan nutrisi produk kemasan. Yang perlu ada dalam jumlah besar di sini, antara lain kalsium, serat harian, zat besi serta vitamin A dan C. Sebaliknya, nutrisi yang harus memiliki jumlah lebih sedikit, yaitu kolesterol, lemak jenuh dan juga sodium.

Persentase harian

Jumlah ini menggambarkan banyak tidaknya nutrisi yang boleh dikonsumsi dan yang tak boleh berlebihan jika dikonsumsi setiap hari. Jika persentase menunjukkan angka 5% atau kurang, maka dikatakan persentase hariannya rendah. Sedangkan, saat persentase menunjukkan angka 20% atau lebih, maka persentase harian dikatakan tinggi.

Sekarang belanja bulanan bisa lebih menyenangkan karena Anda dan keluarga sama-sama belajar memperhatikan poin penting sebelum membeli makanan dan minuman kemasan.

Share artikel ini:

Artikel Terkait