vote

Tips Mudah Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid

Ibu, seperti yang sudah diketahui sebelumnya, merencanakan kehamilan tidak dapat terlepas dari perhitungan masa subur. Perhitungan masa subur tentunya tidak terlepas dari proses haid.

  • Rate Artikel ini

Ibu, seperti yang sudah diketahui sebelumnya, merencanakan kehamilan tidak dapat terlepas dari perhitungan masa subur. Perhitungan masa subur tentunya tidak terlepas dari proses haid. Haid adalah proses bulanan dalam tubuh wanita yang ditandai dengan keluarnya darah dari dalam rahim.

Masa subur wanita setelah haid dapat diketahui dengan adanya lendir serviks. Pada saat haid berlangsung, jumlah, warna serta tekstur lendir serviks akan mengalami perubahan karena kadar hormon yang cenderung fluktuatif. Setelah haid, Ibu akan melihat perubahan tekstur menjadi lebih basah dan licin. kondisi tersebut bukan merupakan kondisi terbaik lendir serviks karena lendir serviks akan bertekstur cair dan menandakan kesuburan jika mendekati masa ovulasi kembali. Dari perubahan tekstur tersebut, Ibu dapat menghitung masa subur ketika lendir serviks kembali cair.

Selain lendir serviks, masa subur wanita setelah haid juga dapat diperkirakan melalui perhitungan siklus haid. Ibu dapat mengukur siklus terpanjang haid yang Ibu miliki. Angka tersebut dapat dikurangi 11 sehingga perkiraan hari subur terakhir dapat diketahui. Misalnya siklus terpanjang Ibu adalah 30 hari. Angka 31 dikurangi 11 yaitu 20. Hal itu berarti 20 hari sebelum haid merupakan hari paling subur Ibu yang terakhir.

Untuk siklus terpendek, Ibu dapat mengurangi angka siklus terpendek dengan 18. Misalnya, jika siklus terpendek  Ibu adalah 27 hari, maka Ibu dapat mengurangi 27 dengan 18. Hasil pengurangan tersebut, yaitu 9, merupakan hari pertama Ibu pada masa subur.

Masa subur wanita setelah haid umumnya memiliki jeda sekitar dua minggu. Hal tersebut terjadi pada Ibu yang memiliki siklus haid yang teratur. Jika Ibu tergolong memiliki siklus haid yang tidak teratur, Ibu tentunya tetap memiliki masa subur walaupun masa suburnya tidak dapat diperkirakan. Siklus haid yang tidak teratur biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti keturunan, berat badan, serta pola makan.

Artikel Terkait

Terbaru