vote

Ketahui Cara Mencegah Terjadinya Gejala Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan beberapa hal. Kira-kira bagaimana agar nyamuk aedes aegypti tidak menggigit dan menularkan virus kepada anggota keluarga Ibu? Cek di sini yuk!

  • Rate Artikel ini

Di musim penghujan, Ibu tentunya perlu membentengi keluarga dari berbagai penyakit. Selain batuk dan pilek, penyakit lain yang dapat menjadi ancaman bagi keluarga saat musim penghujan adalah demam berdarah. Namun, tahukah Ibu bahwa demam berdarah dengue ternyata adalah salah satu penyakit yang tidak memerlukan obat khusus? Demam berdarah merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan beberapa hal di bawah ini.

  1. Menjaga kondisi tubuh

Demam berdarah dapat menyerang siapa saja apabila daya tahan tubuh tidak dalam keadaan baik. Oleh karena itu untuk menghindari gejala demam berdarah, Ibu dan keluarga memerlukan konsumsi rutin vitamin C.  Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang dapat menjaga tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Kandungan vitamin C dapat diperoleh dari buah-buahan, seperti jeruk, jambu, kiwi, stroberi, serta tomat.

  1. Menggunakan lotion anti nyamuk

Ketika sedang beraktivitas di luar atau di tempat-tempat yang berpotensi terjadinya gigitan nyamuk, Ibu perlu membiasakan diri serta keluarga untuk mengoleskan lotion anti nyamuk ke seluruh bagian tubuh yang dapat digigit oleh nyamuk aedes aegypti. Cara untuk mengatasi gejala demam berdarah ini tidak dapat diterapkan kepada bayi dan hanya dapat dilakukan oleh anak-anak serta orang dewasa.

  1. Pastikan ruangan tertutup

Apabila musim penyakit demam berdarah, hindari untuk membuka pintu dan jendela lebar-lebar dengan waktu yang cukup lama. Menutup jendela dan pintu disarankan agar nyamuk tidak dapat dengan mudah masuk ke dalam rumah.

  1. Menutup tempat penampungan air

Gejala demam berdarah dengue dapat dicegah dengan rutin membersihkan rumah, khususnya menutup tempat penampungan air, seperti ember, tempat minum binatang peliharaan, serta bagian bawah pot tanaman. Selain ditutup, tempat-tempat penampungan air tersebut juga dapat dikosongkan agar tidak beresiko menampung air hujan dan dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti

Artikel Terkait

Terbaru