Kubah Biogas ke-5000 bagi Peternak Sapi Perah

Penerapan teknologi biogas merupakan solusi tepat bagi berbagai masalah di lingkungan peternak sapi. Bayangkan saja, berapa banyak kotoran yang dihasilkan sapi-sapi, yang dahulu dapat menimbulkan masalah lingkungan maupun kesehatan, kini justru memberikan banyak manfaat. Penerapan teknologi biogas dapat meningkatkan akses terhadap sumber energi yang dapat diperbaharui dengan harga yang terjangkau oleh para peternak. Dengan memanfaatkan biogas, para peternak tidak perlu lagi menggunakan kayu bakar, minyak tanah, maupun LPG untuk keperluan dapurnya. Apa hubungannya dengan kesehatan? Peningkatan penggunaan biogas juga mengindikasikan penurunan gangguan kesehatan terkait asap pada wanita dan anak-anak. Termasuk didalamnya iritasi dan infeksi mata juga batuk dan kesulitan bernafas.

Bagaimana biogas mengurangi dampak buruk bagi lingkungan? Karena berkurangnya penggunaan kayu bakar maka penebangan pohon pun ikut berkurang. Manfaat lainnya bagi para peternak sapi adalah biogas yang sifatnya ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan listrik ini otomatis dapat menurunkan biaya rumah tangga.

Untuk meningkatkan kesejahteraan peternak susu sapi perah, sejak Mei 2012 Nestle bekerjasama dengan HIVOS (Yayasan Rumah Energi) telah menerapkan teknologi biogas di lingkungan peterna susu sapi perah anggota koperasi mitra Nestle Indonesia di Jawa Timur. Kemudian, pada tanggal 6 Februari 2013 yang lalu kubah biogas ke-5000 pun diresmikan di Malang dengan dihadiri Duta Besar Swiss di Jakarta, Heinz Walker-Naderkoorn dan Presiden Direktur Nestle Indonesia Arshad Chaudhry.

Presiden Direktur Nestlé Indonesia Arshad Chaudhry juga mengatakan bahwa Nestlé Indonesia berkomitmen untuk mendukung dibangunnya kubah biogas menjangkau seluruh 33 ribu peternak susu sapi perah anggota koperasi mitra di Jawa Timur hingga akhir 2015 demi meningkatkan pengaruh dan manfaat positif dari biogas sebagai sumber energi terbarukan.

Ternyata, hal yang tadinya dianggap masalah, jika ditangani dengan baik, bisa juga menjadi hal yang positif. Siapa yang menyangka bahwa kotoran sapi melalui teknologi yang tepat justru mendatangkan berbagai manfaat yang akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan para peternaknya.

Share artikel ini:

Artikel Terkait