Memperingati Hari Bumi: Yuk Ciptakan Lingkungan Sehat Dengan Langkah Berikut

Memasuki bulan April, tepatnya pada tanggal 22, terdapat perayaan hari bumi internasional. Sesuai dengan momen ini, tahukah Ibu apa yang sedang terjadi pada planet yang kita huni ini? Saat ini, beberapa fenomena alam akibat perubahan iklim terjadi, seperti cuaca ekstrem, gletser yang meleleh, permukaan laut yang naik, rusaknya terumbu karang, area hijau yang semakin sedikit serta diikuti oleh terancam punahnya beberapa jenis satwa.

Fenomena tersebut bukanlah tanpa sebab. Aktivitas manusia merupakan penyebab terbesar perubahan iklim yang umumnya disebabkan oleh efek rumah kaca. Yuk, rayakan hari bumi setiap hari dengan membantu menciptakan lingkungan sehat di sekitar seperti di bawah ini, Bu!

  1. Mengurangi penggunaan produk kimia dan pestisida

Memiliki banyak tanaman di rumah? Saatnya Ibu beralih ke pupuk organik serta mengurangi penggunaan pestisida. Jangan lupa untuk memilih produk rumah tangga yang ramah lingkungan sehingga tidak mencemari air.

  1. Menghemat penggunaan plastik

Masih ingat dengan kebijakan plastik berbayar beberapa waktu lalu? Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mampu menghemat penggunaan plastik dan beralih menggunakan tas kain yang dapat digunakan berulang-ulang. Plastik yang sudah digunakan akan berakhir menjadi sampah dan seringkali menjadi penyebab banjir karena jumlahnya yang terlalu banyak digunakan sebagai bagian dari sampah rumah tangga.

  1. Bijak membuang sampah

Menciptakan lingkungan sehat dapat ibu awali dengan hal-hal yang kecil. Hindari kebiasaan untuk membuang sampah sembarangan agar tidak mencemari air dan tanah. Selain itu, sampah juga sebaiknya tidak dibakar karena dapat menimbulkan polusi udara yang juga berbahaya untuk kesehatan sistem pernapasan manusia. Sampah yang dibuang pun sebaiknya diikat dengan kuat supaya tidak mudah berserakan.

  1. Menghindari pemakaian styrofoam

Styrofoam adalah salah satu material yang tidak dapat didaur ulang dan umumnya digunakan untuk kemasan makanan sekali pakai. Penggunaan styrofoam tidak hanya berlawanan dengan lingkungan sehat karena tidak dapat didaur ulang, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan. Pada makanan yang bersifat panas dan berlemak, penggunaan styrofoam dapat memicu kanker karena mengandung karsinogen. Membawa kemasan makanan dan minuman sendiri dapat menjadi solusi bagi Ibu yang ingin menciptakan lingkungan sehat bebas styrofoam.

  1. Menanam pohon

Langkah yang dapat Ibu lakukan agar lingkungan sehat tercipta adalah memperbanyak tanaman. Selain memperindah lingkungan, tanaman dapat menyerap karbondioksida sehingga kualitas udara menjadi lebih baik. Jangan lupa untuk merawat serta memotong tanaman Ibu secara berkala apabila tanaman tersebut mulai mengganggu jalan umum.

Share artikel ini:

Artikel Terkait