Mengajarkan kerjasama melalui permainan Benteng

Kemampuan kerjasama adalah hal yang sangat penting bagi anak kita sepanjang hidupnya. Itulah kenapa kita perlu melatihnya agar mereka memiliki bekal yang memadai.

Bagaimana melatihnya? Tentu untuk melatihnya tidak cukup dengan hanya menggunakan ucapan dan ujaran, melainkan perlu memberikan pengalaman langsung.

Akan lebih pas kalau cara kita dalam memberi pengalaman itu melalui permainan yang menyenangkan. Anak akan belajar dengan bermain dan bermain adalah belajar bagi anak.

Inti dari kerjasama adalah bagaimana anak kita mulai berlatih untuk menomersatukan tujuan kelompok yang saling tolong menolong dalam usahanya ketimbang mementingkan ego pribadinya.

Salah satu permainan tradisional yang mengajarkan kerjasama adalah permainan Benteng. Kita bisa mendorong atau mendukung inisiatif anak untuk mencoba permainan ini di sekolah atau di rumah.

Permainan Benteng dimainkan oleh 2 grup, masing-masing terdiri dari 4 sampai 8 orang. Setiap grup memilih satu tempat sebagai benteng, bisa tiang, pohon, atau pilar. Jarak antarbenteng bisa variatif, antara 10 atau 20 meter

Permainan ini menargetkan penyerangan atau pengambilalihan dengan cara menyentuh tempat yang dipilih sebagai benteng oleh lawan. Begitu benteng bisa disentuh, biasanya dibarengi teriakan "benteeeng!"

Kemenangan juga bisa diraih dengan menawan seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka.

Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi penawan dan yang tertawan ditentukan dari waktu terakhir saat si penawan atau tertawan menyentuh benteng mereka masing-masing.

Orang yang paling dekat waktunya ketika menyentuh benteng berhak menjadi penawan dan bisa mengejar dan menyentuh anggota lawan untuk menjadikannya tawanan.

Tawanan biasanya ditempatkan di sekitar benteng musuh. Tawanan juga bisa dibebaskan bila rekannya dapat menyentuh dirinya.

Kerjasama grup dalam permainan ini dibutuhkan karena masing-masing pemain harus bisa memainkan peranan yang berbeda tapi tujuannya sama, yaitu mengambil alih atau menyerang benteng lawan.

Peranan yang harus dimainkan antara lain harus ada yang menjadi penyerang, mata-mata, pengecoh, dan penjaga benteng.

Selain mengajarkan kerjasama grup atau tim, permainan ini juga mengajarkan bagaimana memilih strategi yang jitu dan kecepatan berlari. Untuk anak-anak, semua nilai yang ada dalam permainan ini sangat penting.

Cuma, ketika si kecil tidak dalam keadaan fit atau kondisi lingkungannya kurang mendukung, kita bisa mengusulkan permainan Benteng dalam format lain atau menyuruh dia bersabar sampai badannya fit.

Share artikel ini:

Artikel Terkait