Pentingnya Asupan Nutrisi Untuk Daya Tahan Tubuh Si Kecil

Ketika dalam kandungan, janin bayi mendapatkan nutrisi dan kekebalan tubuh dari ibunya. Namun, ketika bayi sudah lahir, bagaimana agar kekebalan tubuhnya tetap baik?

Menurut Dr. Handrawan Nadesul tidak ada nutrisi khusus yang  berkhasiat mendongkrak kekebalan tubuh. Karena, seperti yang kita tahu kekebalan tubuh merupakan sebuah sistem dalam darah dan kelenjar getah bening. Kekebalan tersebut diperankan oleh sel darah putih (cellular) dan cairan darah (humoral). Keduanya berperan untuk menumpas bibit penyakit (benda asing, organ cangkokan) yang memasuki tubuh.

Nutrisi ternyata hanya mampu untuk mendukung sistem kekebalan tubuh saja. Nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh yaitu asam amino sebagai gugus protein, beberapa jenis vitamin dan mineral (trace elements). Pada umumnya anak yang kekurangan protein dan kalori (busung lapar) memiliki kekebalan tubuh yang lemah.

Bayi memperoleh protein, vitamin dan mineral dari ASI yang sudah dirancang sempurna untuk kebutuhan bayi bertumbuh kembang. Selain berguna untuk menyusun daya kekebalan tubuh anak, ASI juga memenuhi kebutuhan asam aminonya.

Tubuh manusia membutuhkan asam amino essensial, yakni asam amino yang tidak dapat dihasilkan tubuh dan harus berasal dari menu harian. Apabila menu harian tidak mencukupi kebutuhan asam amino esensialnya, maka tubuh akan menderita kekurangan asam amino. Asam amino esensial ini bersifat vital dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh.

Kebutuhan asam amino yang diperoleh tubuh akan menjadi lengkap jika bahan makanan berprotein yang dikonsumsi lebih beragam. Bahan makanan yang dimaksud tidak hanya daging, telur, susu, namun perlu juga protein nabati dari kacang-kacangan. Dengan demikian berbagai jenis asam amino menjadi terpenuhi disetiap menu makan anak anda.

Dengan mengonsumsi makanan yang beragam, tidak hanya kandungan asam aminonya saja yang didapatkan tubuh. Namun, dalam makanan beragam juga terdapat zat gizi lainnya seperi vitamin dan mineral. Jadi, semakin beragam sumber bahan makanan  yang diolah menjadi menu, maka akan semakin kaya kandungan zat gizinya.

Sekarang ini mulai ditemukan beberapa jenis bahan alami yang merangsang pembentukan kekebalan tubuh (immunostimulant). Sebagian juga sudah dikemas sebagai suplemen makanan. Namun, apabila dalam menu harian segala jenis sayur-mayur dan buah-buahan yang dikonsumsi anak sudah dapat melengkapi kebutuhannya, hal ini akan semakin baik untuk tumbuh kembang anak.

Share artikel ini:

Artikel Terkait