vote

Sudahkah Ibu Memasak Dengan Benar Selama Ini?

Sayuran memang mengandung aneka nutrisi di dalamnya. Sayangnya, beberapa nutrisi tersebut rentan hilang saat dimasak, misalnya vitamin A,B,C serta vitamin E yang mudah hilang ketika mengalami proses penggorengan atau rebus.

  • Rate Artikel ini

Menyajikan makanan untuk keluarga telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari Ibu. Namun, tahukah Ibu bahwa menyiapkan makanan untuk keluarga belum tentu menyajikan beragam zat yang diperlukan oleh tubuh bila tidak diolah dengan benar. Mungkin Ibu berpikir menyajikan menu terbaik bagi keluarga adalah dengan menyajikan menu 4 sehat 5 sempurna. Kali ini, Sahabat Nestlé merangkum cara terbaik mengolah makanan, agar nutrisi yang terkandung di dalamnya tidak hilang.

  1. Buah

Sering mengolah buah dengan cara dijus? Ini saatnya mengubah kebiasaan, Bu. Menghancurkan buah agar diolah sebagai minuman ternyata bukan menjadi cara terbaik untuk menyajikannya. Apalagi, terkadang Ibu menyajikan jus dengan ditambahkan susu ataupun gula. Dilansir dari buku Ancaman! Di Balik Segarnya Buah dan Sayur, buah yang dijus dengan tambahan kadar gula yang tinggi akan memicu berbagai penyakit yang berbahaya. Agar kandungan vitamin dan serat dalam buah-buahan tetap dapat diperoleh tubuh, Ibu sebaiknya mengonsumsi buah dengan cara dikonsumsi langsung atau di jus secara bergantian

  1.  Sayur

Sayuran memang mengandung aneka nutrisi di dalamnya. Sayangnya, beberapa nutrisi tersebut rentan hilang saat dimasak, misalnya vitamin A,B,C serta vitamin E yang mudah hilang ketika mengalami proses penggorengan atau rebus. Agar Ibu dan keluarga tidak kehilangan vitamin serta aneka zat bermanfaat bagi tubuh lainnya dalam sayuran, sayuran sebaiknya dicuci sebelum diolah. Cara mencucinya pun sebaiknya tidak berlebihan dan hindari merendam sayuran terlalu lama di dalam air.

Selain mencucinya dengan benar, hindari memasak sayuran terlalu lama. Apabila ingin mengolah sayuran dengan cara menggoreng dan menumis, gunakanlah minyak secukupnya. Sebagai alternatif, Ibu pun dapat mencoba cara memasak lain yang tergolong lebih sehat, seperti mengukus, merebus, atau bahkan mengonsumsi sayuran secara mentah, seperti salad. Dilansir dari buku Terapi Jus Buah & Sayur, untuk beberapa jenis sayuran yang tergolong karotenoid, seperti wortel, brokoli, buncis, serta tomat, ternyata penyerapan karotenoidnya lebih baik setelah dimasak daripada dikonsumsi langsung, lho.

  1. Daging

Tidak perlu takut mengolah daging, baik daging ayam, ikan, maupun sapi. Jika diolah dengan benar, selain lezat, daging memiliki banyak zat bermanfaat bagi tubuh, misalnya protein. Apabila Ibu sebelumnya takut dengan kandungan lemak yang ada dalam daging, Ibu dapat menyeleksi bagian daging yang tidak berlemak. Selain itu, pilihlah menu yang jauh dari santan agar daging yang Ibu konsumsi tidak terkontaminasi dengan lemak yang jahat yang Ibu peroleh dari olahan santan. Untuk menu daging ikan, ayam, maupun sapi, Ibu pun dapat memilih alat panggang listrik atau oven daripada alat panggang tradisional agar menghindari senyawa radikal yang berbahaya bagi tubuh. Senyawa tersebut berasal dari arang. Dilansir dari buku Kanker, Apakah Itu? oleh Prof. dr. Wim De Jong, untuk menyiasati konsumsi makanan yang dibakar dengan arang, sebaiknya bagian berwarna hitam yang ada pada makanan tersebut tidak dimakan.

Setelah mengetahui info di atas, yuk tinjau kembali cara memasak yang Ibu lakukan selama ini. Aneka menu yang Ibu kira sehat ternyata juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi tubuh. Jangan lupa, pastikan kadar gula, garam, dan lemak tidak berlebihan dalam menu keluarga Ibu, ya. Selamat memasak dengan cara yang sehat!

Terbaru