Sumber Asam Amino Esensial yang Lengkap dan Bermutu Tinggi

Pengasuh rubrik yang terhormat,
Saya adalah ibu dari anak perempuan, usia 2,5 tahun. Saya sering mendengar tentang asam amino esensial. Apa sih asam amino itu dan seberapa penting perannya dalam pertumbuhan anak? Saya dengar juga asam amino itu dapat diperoleh dari protein. Benarkah demikian? Terimakasih atas penjelasannya.
Ny. Zahwa – Serang, Banten.

Jawaban :

Ny. Zahwa yang terhormat,
Asam amino adalah unit terkecil hasil cerna protein sebagai zat gizi pembangun (dan perbaikan) sel termasuk sel antibodi. Disebut esensial karena dibutuhkan tetapi tubuh tidak dapat memproduksi, sebab itu perlu dipasok dari luar melalui makanan sehari-hari. Protein sebagai nutrisi pembentuk asam amino menguasai sebagian besar komponen tubuh. Sel tubuh, cairan tubuh, kecuali keringat dan urin, serta seluruh enzim dan hormon terdiri dari protein. Protein memang mempunyai peran yang sangat penting, yaitu: sebagai zat pembangun, yakni untuk pertumbuhan dan pembentukan protein serum (darah), hemoglobin, enzim, antibodi, dan untuk mengantikan sel-sel tubuh yang rusak.

Bila asupan karbohidrat dan lemak sebagai penghasil energi tidak mencukupi kebutuhan, protein akan dipakai sebagai energi, karena itu, agar prorein menjalankan fungsi sebagai mana mestinya kecukupan energi dari lemak dan karbohidrat tidak boleh kurang.

Asam Amini Esensial Perlu Dipasok dari Makanan
Protein yang dikonsumsi lewat makanan atau minuman akan diurai oleh tubuh menjadi bentuk dasar, yaitu asam amino esensial dan non esensial. Asam amino esensial, antara lain Tryptophan, Lysine, Methionine, Cystine, antara lain dibutuhkan untuk pembentukan sel, termasuk sel antibodi. Asam amino esensial tersebut didapat dari makanan sehari-hari. Sementara asam amino non esensial, antara lain: Tyrosine, Valine, Agrinine, Serine dan sebagainya dapat diproduksi oleh tubuh.

Susu sapi merupakan sumber protein terbaik, karena secara alami sudah mengandung lengkap delapan jenis asam amino, seperti termasuk asam amino esensial di atas. Seluruh zat gizi dalam susu mudah diserap dan dapat langsung digunakan oleh tubuh, bila anak mengkonsumsi susu (apapun) 2 – 3 gelas setiap hari, otomatis asupan asam amino tercukupi.

Share artikel ini:

Artikel Terkait