Tips Memilih Udang Segar

45b99c871b69969fd415cf402504bd5dd5d9f32c.jpeg

Indonesia memiliki garis pantai yang sangat panjang sehingga hampir setiap propinsi berhubungan langsung dengan laut. Hidangan khas laut juga ikan dan lainnya yang hidup didalam air adalah jamak dihampir semua daerah. Dan khusus jenis udang, negeri kita pernah  menjadi eksportir utama dunia dengan kualitas yang terbaik.

Selama kualitas dan kesegarannya dapat dijaga, udang merupakan bahan hidangan asal laut memiliki protein tinggi dan segudang kebaikan untuk dikonsumsi. Segar atau tidaknya udang saat dibeli bisa mempengaruhi kandungan gizi dan rasanya.

 

Indera kita adalah filter utama dalam memilih udang untuk dikonsumsi. Untuk lebih jelasnya, intip yuk beberapa tips dan info dibawah!

-  Setelah dibersihkan, bobot bersih udang siap pakai akan berkurang 50%.

-  Idealnya, beli udang dengan kulit/cangkang karena dapat mencegah tingkat penyusutan udang berkat kandungan air didalamnya.

-  Warna kulit udang harus bening tanpa ada cairan! Warna lain yang kemungkinan besar keluar dari bagian kepala menandakan ketidaklayakan karena aroma yang tidak segar juga.

-  Pilih udah dengan kulit masih kencanguntuk mempermudah melepasnya dari dagingnya.

-  Jika membeli udang segar (bukan dilumerkan), udang harus dipakai dalam waktu kurang dari 24 jam. Kalau terpaksa menyimpan, pilih udang segar dan segera cuci bersih kemudian bekukan didalam lemari pendingin

-  Pilih udang yang tidak berbau kuat. Jika meragukan kualitas udang, urungkan niat untuk membelinya.

-  Akan lebih aman membeli udang dari tempat yang dikenal juga memiliki fasilitas lemari pendingin yang baik.

-  Udang juga jenis seafood beku hanya bisa dilumerkan satu kali dan langsung digunakan. Jangan disimpan atau dibekukan lagi karena kualitasnya akan menurun dan merangsang timbulnya bibit bakteri yang akan menggangu kesehatan.