3 Tradisi Kue Kering Lebaran di Indonesia

Seperti sudah menjadi tradisi di mana semua orang akan saling berkunjung ke rumah kerabat dan tetangga. Nah, di sana pasti akan ditemui banyak aneka kue kering disediakan di atas meja tamu. Tentu saja para Ibu akan sibuk persiapkan aneka resep kue kering lebaran. Agar bisa disajikan di meja ruang tamu. Tentunya bukan hanya untuk tamu melainkan juga untuk persediaan si Kecil dan anggota keluarga Ibu lainnya.

Seperti halnya nastar dan kastangel yang selalu tersedia di meja saat lebaran. Tapi tahukah Ibu, ada lho ragam kue kering tradisional khas Indonesia. Apa itu? Simak langsung yuk!

  1. Biji ketapang

Salah satu kue khas lebaran yang hampir bisa ditemukan di setiap rumah adalah biji ketapang. Disebut demikian, karena tampilannya serupa dengan biji pohon ketapang. Kue ini dibuat dari tepung, gula, dan kelapa.

  1. Kembang goyang

Resep kue kering lebaran satu ini juga jadi salah satu tradisi kue lebaran yang tak ketinggalan. Namun tak semua Ibu bisa membuatnya lho! Sebab pembuatannya terbilang susah karena harus menggoyang-goyangkan cetakan di atas minyak panas. Kalau Ibu belum terbiasa, kue juga akan susah terbentuk.

  1. Kue Satu

Siapa yang tahu kue yang satu ini? Kue satu ini juga merupakan kudapan khas daerah Betawi dan dibuat dari kacang hijau yang terlebih dahulu disangrai, ditumbuk, serta kemudian dicetak dengan cetakan khusus. Memang, kue satu di awal agak sulit saat digigit, namun kemudian tekstur kacang hijau tumbuk yang halus dan lezat menjadikan kue ini semakin lezat.

Jadi, manakah dari kue di atas yang Ibu sukai dan menjadi bagian dari memori lebaran Ibu saat kecil dulu? Jangan lupa untuk memperhatikan porsi kue agar konsumsi gula tidak jadi berlebihan ya, Bu.

Share artikel ini:

Artikel Terkait