vote

Begini Cara Menghitung Berat Badan Ideal Secara Tepat

Cara menghitung berat badan ideal bisa dilakukan dengan beberapa cara yang telah diatur oleh ahli gizi atau pakar kesehatan. Berat badan yang ideal menjadi salah satu pekerjaan atau tugas bagi kita semua sebagai upaya mencegah munculnya penyakit berbahaya seperti obesitas hingga serangan jantung. Secara umum, berat badan dipengaruhi oleh perbedaan jenis kelamin, tinggi badan, maupun gaya hidup seseorang.

  • Rate Artikel ini

Cara menghitung berat badan ideal bisa dilakukan dengan beberapa cara yang telah diatur oleh ahli gizi atau pakar kesehatan. Berat badan yang ideal menjadi salah satu pekerjaan atau tugas bagi kita semua sebagai upaya mencegah munculnya penyakit berbahaya seperti obesitas hingga serangan jantung. Secara umum, berat badan dipengaruhi oleh perbedaan jenis kelamin, tinggi badan, maupun gaya hidup seseorang.

Nah, bagi Ibu yang ingin menghitung berat badan ideal bisa menggunakan metode seperti dengan mengukur IMT atau Indeks Massa Tubuh. Saat ini pun telah tersedia secara online kalkulator untuk mengukur IMT meskipun masih diragukan keakuratannya.

Pakar kesehatan, Cedric X. Bryant, Ph.D., mengungkapkan bahwa metode IMT ini merupakan cara menghitung berat badan ideal yang bisa digunakan untuk menentukan kegemukan seseorang. Dari hasil rasio berat dan tinggi badan yang tercatat dalam hasil IMT, maka seseorang bisa dikatakan kekurangan atau kelebihan berat badan.

Cara menghitung berat badan ideal menggunakan IMT banyak dipakai sebagai penentu risiko gangguan kesehatan. Seperti yang diketahui, banyak komplikasi kesehatan yang terjadi dikarenakan ukuran berat badan yang tidak memenuhi standar massa tubuh.

Cedric menegaskan kembali cara menghitung berat badan ideal bisa dilakukan dengan mudah. Langkahnya diawali dengan  berat badan ukuran kilogram yang dibagi dengan tinggi badan kuadrat dalam satuan meter.

Sebagai contoh:

Pria dengan berat badan 85 kilogram dan tinggi badan 190 centimeter, maka cara menghitungnya adalah dengan 85 kg : (1,90 m x 1,90 m). dari hasil hitungan tersebut akan ditemukan nilai 23,5. Hasil inilah yang kemudian disesuaikan dengan standar IMT yang telah ditetapkan.

Berdasarkan PGS, nilai yang berada di angka kurang dari 18,5, maka dipastikan termasuk kategori terlalu kurus. Ukuran normal berada di angka 18,5 hingga < 25, sedangkan nilai diatas angka tersebut sudah dikategorikan sebagai kelebihan berat badan.

Spesialis gizi klinik MRCCC Siloam Hospitals, DR dr Samuel Oetoro MS Sp GK (K) mengungkapkan, bahwa tingkat kesehatan atau risiko kesehatan juga tidak selalu ditentukan dari nilai IMT. Hal ini disebabkan IMT masih tidak mampu memperlihatkan kadar lemak yang menumpuk di dalam tubuh.

Lebih detailnya buku berjudul Fas Loss Not Weight Loss yang ditulis oleh dr. Phaidon L Toruan menjelaskan bahwa berat badan yang ideal juga ditentukan dari komposisi tubuh, termasuk presentase lemak dan sejenisnya.

Memantau IMT merupakan cara yang tergolong sederhana agar status gizi dapat diketahui. Dengan diketahuinya status gizi, Ibu dapat mengetahui upaya agar menghindari penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

Terbaru