@shutterstock
vote

Bersahabat Dengan Wadah Plastik

Tidak semua plastik aman bagi makanan, sehingga kalau sampai salah dapat menimbulkan gangguan kesehatan jangka panjang.

  • Rate Artikel ini

Tidak lengkap rasanya kalau bawa bekal tanpa wadah plastik cantik. Bahkan si kecil suka ngambek kalau kotak bekalnya biasa-biasa saja. Namun Anda harus cermat memilih wadah plastik yang tepat lho. Tidak semua plastik aman bagi makanan, sehingga kalau sampai salah dapat menimbulkan gangguan kesehatan jangka panjang. Well, simak tips memilih plastik berikut ini yuk!

Perhatikan kodenya
Setiap plastik memiliki kode yang berbeda-beda.  Jika Anda mencari plastik box untuk makanan, pilihlah yang bernomor 1,2,4, atau 5. Kode-kode tersebut berarti bahwa plastik tersebut bisa digunakan kembali setelah satu kali pemakaian. Jadi aman untuk menyimpan makanan. Pilihan terbaik berada pada plastik yang memiliki nomor 2,4, dan 5.

Hindari plastik dengan kode 3,6, 7, dan PVC. Plastik dengan kode ini mengandung zat aditif beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan anak-anak. Umumnya plastik jenis ini digunakan untuk membuat mainan seperti tirai shower, jas hujan, dan lain sebagainya.

Plastik nomor 7 atau biasa di tandai dengan kode PC memiliki tekstur kaku dan transparan. Bisanya digunakan untuk membuat botol air mineral, dan box makanan sekali pakai.

Daya tahan
Banyak wadah plastik yang mengklaim “tahan panas”,”microwave safe”, dan lain sebagainya. Bu, jangan sampai termakan hal tersebut ya. Bahkan kalau bisa, meminta bukti dulu pada penjaga kiosnya.

Panas dapat memecah plastik, sehingga wadah tersebut akan melepaskan bahan kimia tambahan ke makanan. Hal ini tentu saja berbahaya, mengingat bahan pembuatan plastik bukanlah sesuatu yang organik. Jadi, ketika Anda membutuhkan wadah untuk microwave, lebih biak pilih stainless steel yang lebih aman dan bisa sekalian dipakai untuk keperluan memasak  makanan panas lainnya.

Tips tambahan
Agar makanan dalam wadah tidak sampai menimbulkan masalah kesehatan, beri tahu si kecil untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Cara semacam ini akan mencegah bakteri berkembang dan melindungi tubuh mungilnya.

Tidak sulitkan? Selamat mencoba ya!

 

Terbaru