Ibu Pekerja atau Ibu Rumah Tangga, Sama-Sama Profesi Luar Biasa

Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember di Indonesia. Biasanya pada perayaan tersebut banyak kejutan yang disampaikan kepada sang Ibunda tersayang. Namun, demikian terkadang masih juga banyak yang berspekulasi tentang peranan Ibu rumah tangga yang dinilai hanya sekadar melayani segala yang dIbutuhkan oleh anggota keluarga.

Ya, tidak sedikit yang berpikiran bahwa profesi sebagai Ibu rumah tangga tersebut bukanlah hal yang penting. Padahal, jika disimak lebih mendalam, Ibu rumah tangga adalah tonggak penting dalam sebuah keluarga.

Peringatan Hari Ibu pun pasti juga dikarenakan fungsi dari Ibu rumah tangga itu sendiri. Fungsi tersebut tidak hanya sekadar kata “cuma” atau “hanya” sebagai Ibu rumah tangga saja, namun lebih dari itu, Ibu rumah tangga adalah awal dari terbentuknya karakter si Kecil. Berikut ini adalah penjelasan untuk memperbaiki spekulasi “ringan” dari profesi Ibu rumah tangga tersebut.

Ibu Sebagai Pondasi Karakter Si Kecil

Mengapa dikatakan bahwa sosok Ibu berperan penting dalam pertumbuhan karakter bagi putra-putrinya? Inilah yang perlu ditekankan. Orangtua terutama Ibu adalah sumber utama si Kecil belajar selama masa tumbuh kembangnya. Dilansir dari Konsep Dasar Keperawatan Anak oleh Yupi Supartini, S.Kp, MSc..anak belajar untuk mengekspresikan emosi dan perasaannya dengan cara meniru perilaku orangtuanya, loh.

Ibu Bukan Sekadar “hanya”, Melainkan “lebih”

Berhenti berpikir tentang peran Ibu yang dinilai dengan kata “hanya”. Kata “hanya” tentu akan semakin mengesankan bahwa seorang Ibu rumah tangga tidak memiliki peran penting, tidak membanggakan, atau sekadar sebagai cadangan saja. Dengan berpikiran demikian, bisa saja keinginan untuk mengembangkan diri semakin lemah. Belum juga munculnya energi negatif dan sikap meremehkan dari suami yang nantinya bisa membuat hubungan menjadi kurang hangat.

Secara singkatnya, peranan bagi seorang Ibu tidak hanya bisa dimaknai lewat perayaan Hari Ibu saja setiap tahun. Akan tetapi, sumber dari segala pemikiran mengenai anggapan “hanya” dan “cuma” bagi peran seorang Ibu itu yang lebih penting. Artinya, seorang Ibu memiliki peran sangat vital baik bagi kehidupan rumah tangga maupun perkembangan psikologis seluruh anggota keluarga tersebut. Sekali lagi, selamat Hari Ibu! 

Share artikel ini:

Artikel Terkait